Media Berkemajuan

13 April 2024, 11:01

PDB turun 0,3% Dalam 3 Bulan, Inggris Alami Resesi Ekonomi!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Perdana Menteri Rishi Sunak
Perdana Menteri Rishi Sunak. [Foto: Instagram @rishisunakmp]

Inggris, mu4.co.id – Menurut data resmi Pemerintahan, Inggris kini tengah mengalami resesi.

Menurut pernyataan dari Kantor Statistik Nasional (ONS), Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris mengalami penurunan sebesar 0,3 persen selama tiga bulan terakhir tahun 2023, setelah mengalami penyusutan sebesar 0,1 persen pada kuartal ketiga.

Resesi teknis sering kali dijelaskan sebagai penurunan berturut-turut dalam PDB. Pound Sterling, mata uang Inggris, mengalami pelemahan yang moderat terhadap Dolar Amerika Serikat dan Euro, segera setelah data PDB dirilis.

Baca Juga: Muslim Wajib Tau! Ini Merk Kurma Produk Israel, Jangan Sampai Tertukar

Menurut Kantor Statistik Nasional, penurunan PDB pada kuartal keempat tahun 2023 merupakan yang terbesar sejak awal tahun 2021. Survei terhadap para ekonom menunjukkan penurunan yang lebih kecil sebesar 0,1 persen dari Oktober hingga Desember.

Menurut ONS, output perekonomian turun 0,1 persen secara bulanan pada bulan Desember, setelah tumbuh sebesar 0,2 persen di bulan November. 

Perekonomian Inggris telah stagnan selama hampir dua tahun. Bank of England awalnya memperkirakan sedikit peningkatan pada tahun 2024, tetapi pertumbuhan yang lambat pada awal tahun ini akan menjadi tantangan bagi upaya Perdana Menteri Rishi Sunak untuk memperoleh dukungan pemilih menjelang pemilu nasional yang direncanakan pada tahun 2024.

“Bisnis sudah tidak mempunyai ilusi mengenai kesulitan yang mereka hadapi, dan berita (resesi) ini tidak diragukan lagi akan menjadi peringatan bagi pemerintah Sunak,” kata Alex Veitch, direktur kebijakan dan wawasan di British Chambers of Commerce, dilansir dari VIVA, Ahad (18/2).

Baca Juga: Jangan Sembarangan Update Chrome, Kalau Tidak Mau Rekening Anda Bobol!

“Kanselir harus menggunakan anggarannya dalam waktu kurang dari tiga minggu untuk menetapkan jalur yang jelas bagi pertumbuhan perusahaan dan perekonomian (negara),” tambahnya.

Menteri Keuangan Inggris, Jeremy Hunt, menyatakan bahwa perekonomian Inggris menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dan penting untuk mempertahankan rencana pemotongan pajak untuk memperkuat ekonomi. Berdasarkan laporan media, Hunt sedang berusaha mengurangi belanja publik secara signifikan untuk mendukung pemotongan pajak sebelum pemilu yang dijadwalkan pada 6 Maret.

Sumber: VIVA.co.id

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!