Media Berkemajuan

28 Februari 2024, 14:30

PCIM Timor Leste, Bukti Peran Muhammadiyah di Bumi Loro Sae

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Timor Leste berdiri sejak November 2022 [Foto: muhammadiyah.or.id]

Timor Leste, mu4.co.id – Muhammadiyah hadir di Republik Demokratik Timor-Leste atau yang dikenal Timor-Leste yang berjuluk Bumi Loro Sae (tempat yang memiliki banyak pemandangan pegunungan serta pantai yang indah).

Pada sensus di tahun 2015 penduduk di sana diperkirakan berjumlah 1,1 juta jiwa. Sekitar 99% penduduk di Timor Leste beragama Kristen, di mana Katolik 97,57%, diikuti Protestan sebanyak 1,96%.

Di negara yang bersebelahan dengan Indonesia dan Australia ini, bersama Hindu dan Buddha, Islam menjadi agama minoritas. Meski demikian, penduduk lokal pada umumnya mengetahui gerakan Persyarikatan Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Timor Leste, Ipolito Soares. Menurutnya, berkat amal usaha yang dimiliki Muhammadiyah, tidak sedikit warga Timor Leste yang belajar di kampus-kampus dan rumah sakit Muhammadiyah, sehingga mengenali gerakan Islam yang didirikan KH. Ahmad Dahlan tahun 1912 ini.

“Alhamdulillah, masyarakat Timor Leste rata-rata mengenal Muhammadiyah. Karena beberapa keluarga, anak-anak mereka ada yang mengenyam pendidikan di Universitas-universitas Muhammadiyah di Indonesia. Selain itu mereka mengenal Muhammadiyah juga dari banyaknya RS Muhammadiyah,” ucap Ipolito.

Baca juga: PCIM New Zealand Resmi Berdiri, Wujud Internasionalisasi Dakwah Muhammadiyah

Salah satu bukti tidak asingnya Muhammadiyah bagi warga lokal Timor Leste ialah berdirinya PCIM Timor Leste pada 2022. Tepatnya pada bulan November tahun lalu sebelum Muktamar ke-48 di Solo, anggota PCIM Timor Leste terbentuk di Kampung Alor, Dom Aleixo, Dili, Timor Leste.

Beberapa bulan kemudian Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengesahkan pendirian Cabang Istimewa Muhammadiyah Timor Leste melalui Surat Keputusan Nomor 196/KEP/I.0/B/2023 tentang Pengesahan Pendirian Cabang Istimewa Muhammadiyah Timor Leste dan selanjutnya Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengangkat Anggota Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Timor Leste melalui Surat Kepitusan Nomor 197/KEP/I.0/D/2023 tentang Pengangkatan Anggota Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Timor Leste Masa Jabatan 2023-2025.

Baca juga: PCIM PCIA, Peran Internasionalisasi Dakwah Muhammadiyah

Kehadiran Muhammadiyah di negara ini telah dinantikan banyak pihak. Sebagai gerakan Islam yang memiliki fokus pada pembangunan fasilitas sosial, tidak sedikit pejabat Timor Leste yang meminta agar Muhammadiyah segera ikut aktif berpartisipasi menebar kemaslahatan.

“Bukan hanya umat Islam Timor Leste yang mau agar Muhammadiyah didirikan PCIM, tapi justru permintaannya datang dari para pimpinan Timor Leste, agar berpartisipasi dalam pembangunan Timor Lest terlebih di bidang pendidikan dan kesehatan. Maka dari kita sendiri pasti juga sudah memimpikan PCIM beberapa tahun yang lalu,” ucap Ipolito.

Agenda kerja PCIM Timor Leste dalam waktu dekat ialah mengadakan pertemuan-pertemuan dengan berbagai lembaga untuk membuka kemungkinan kerjasama. Kolaborasi dengan instansi pemerintahan lokal merupakan jalan pertama yang harus dilalui sebelum ke agenda yang lebih tinggi. Ke depannya, PCIM Timor Leste ingin membangun rumah sakit.

“Yang jelas ke depan kita ingin minimal RS Muhammadiyah atau semacamnya bisa berdiri di Timor Leste sebagai media dakwah kita yang utama,” tutur Ipolito.

Ipolito juga tak ketinggalan menyampaikan harapan. “Kami di sini tentu minta doanya PP Muhammadiyah dan seluruh umat Islam Indonesia agar cita-cita amal usaha Muhammadiyah bisa dirasakan dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia secara umum. Bil khusus tentu dukungan intelektual dan material untuk program internasionalisasi Muhammadiyah,” harapnya.

Berikut struktur PCIM Timor Leste periode 2023-2025:

Ketua                               : Ipolito Soares

Wakil Ketua                  : Muslim Maumoto

Sekretaris                      : Marlim Da Silva

Wakil Sekretaris         : Risna Afriliani

Bendahara                     : Ahmad Fuad Fernandes

Wakil Bendahara        : Nurjannah Ribeiro

Majelis Tarjih               : Marlim Da Silva

Majelis Pendidikan    : Luis Amaraldo Rego

Majelis Kesehatan      : dr. Rusli Ali Hosman

Majelis PEU                   : Nurbaiti Pereira dan Syamsul Bahri Ribeiro

‘Aisyiyah                         : Maryam NurHalimah

(muhammadiyah.or.id)

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!