Media Utama Terpercaya

16 Oktober 2026, 22:15
Search

Mensos: Tak Semua Warga Dapat HP Gratis, Ini Kriterianya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Bantuan HP Gratis
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf [Foto: idxchannel.com]

Jakarta, mu4.co.id – Tidak semua masyarakat akan mendapatkan bantuan telepon seluler atau handphone (HP) gratis yang tengah diwacanakan pemerintah.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Ia menyebut calon penerima bantuan tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi masyarakat yang belum memiliki HP, dengan mempertimbangkan hasil asesmen dan data terbaru.

Dirinya menilai rencana bantuan smartphone tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital, termasuk layanan perbankan dan penyaluran bantuan sosial (bansos).

“Ya nanti tentu diprioritaskan yang belum memiliki,” ujar Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Ia menjelaskan, pemerintah akan menggunakan data terbaru dalam menentukan penerima bantuan. Salah satunya melalui sistem perlindungan sosial (perlinsos) yang dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah atau face recognition serta data biometrik. Dengan sistem tersebut, pemerintah diharapkan dapat memiliki informasi penerima bantuan yang lebih mutakhir, tidak hanya berdasarkan nama dan alamat, tetapi juga identitas wajah penerima.

Meski demikian, Gus Ipul belum merinci kriteria final penerima HP gratis. Ia menegaskan, penyaluran bantuan pemerintah harus berbasis data yang akurat dan diprioritaskan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Baca juga: Pemerintah Bakal Bagikan Ponsel Gratis untuk Masyarakat. Ini Tujuannya!

Di sisi lain, Gus Ipul mengaku belum mengetahui besaran anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana pembagian HP gratis tersebut, dan belum dapat dipastikan kapan akan dimulainya rencana tersebut. Menurutnya, pelaksanaan program masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Wah itu belum tahu ya, nanti dilihat dulu kondisinya. Nanti kita lihat ya, saya belum bisa menyampaikan lebih detail,” katanya.

Adapun terkait pihak yang akan menangani pengadaan, ia menyebut hal itu juga akan bergantung pada arahan Presiden. Namun menurutnya Kementerian Sosial dipastikan akan terlibat dalam koordinasi pelaksanaannya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan rencana bantuan HP tidak semata-mata berkaitan dengan penyaluran bansos. Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik berbasis digital yang tengah dikembangkan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini juga menjadi penting untuk memperbarui data penerima bantuan dan mengurangi risiko salah sasaran.

Ke depan, pihaknya ingin agar masyarakat turut berpartisipasi dalam mengoreksi data penerima bantuan. Dengan data yang lebih akurat dan layanan digital yang semakin mudah diakses, pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat menjadi lebih tepat sasaran dan efisien.

“Ayo (data penerima) ini dikoreksi. Banyak sudah yang mengkoreksi, banyak juga yang mulai mengundurkan diri karena merasa tidak memenuhi syarat untuk menerima bansos,” tegasnya.
(cnbcindonesia.com)

[post-views]
Selaras