Media Utama Terpercaya

10 Agustus 2026, 11:56
Search

Masjid Istiqlal Jadi Masjid Pertama Kembangkan Wakaf Produktif di Bursa Efek

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Masjid Istiqlal Jadi Masjid Pertama Kembangkan Wakaf Produktif di Bursa Efek
Masjid Istiqlal Jadi Masjid Pertama Kembangkan Wakaf Produktif di Bursa Efek [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Masjid Istiqlal menjadi masjid pertama yang mengembangkan skema pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf produktif melalui kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Pertama kali masjid yang masuk Bursa Efek adalah Masjid Istiqlal. Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat,” ujar, Menteri Agama, sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, Ahad (09/08/2026).

Adapun terobosan tersebut digerakkan oleh unit usahanya, Istiqlal Global Fund (IGF), yang berfokus pada penguatan ekonomi umat, khususnya pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Istiqlal Global Fund menjadi semacam business center dan memberikan pelatihan kepada pengusaha-pengusaha muslim, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” Jumat (07/08/2026).

Baca juga: Masjid Istiqlal Luncurkan Chatbot AI, Layanan Jemaah Kini 24 Jam Online

Dalam operasionalnya, IGF mengintegrasikan pengelolaan dana wakaf tunai dengan instrumen pasar modal syariah. Dana wakaf yang terkumpul dikelola secara produktif dengan diinvestasikan pada portofolio pasar modal yang memenuhi prinsip syariah.

Nasaruddin menerangkan, konsep wakaf produktif tersebut memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Keuntungan atau imbal hasil (return) yang diperoleh dari investasi tersebut kemudian disalurkan kembali untuk kepentingan umat.

“Kita tidak menggunakan istilah deposito, tetapi wakaf produktif. Sebagian keuntungan dari saham itu dikembalikan kepada umat melalui berbagai program Masjid Istiqlal. Inilah yang kami paralelkan dengan Bursa Efek,” pungkasnya.

(rmol.id, afu.id)

[post-views]
Selaras