IKN, mu4.co.id – Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026 atau siap digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 2026 atau 1447 Hijriah.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau pembangunan pada Selasa (30/12/2025) menyebutkan pembangunan Masjid Negara telah mendekati tahap akhir atau sudah mencapai 98,4 %.
“Pada tahap pertama, masjid ini memiliki kapasitas sekitar 29 ribu jemaah dari total rencana 60 ribu jemaah, dan ditargetkan dapat digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri tahun 2026,” katanya.
Gibran menambahkan bahwa Masjid Negara IKN dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah. “Tetapi juga sebagai simbol identitas Islam yang rahmatan lil ‘alamin di ibu kota baru Indonesia,” ujar Gibran.
Baca juga: Pembangunan Masjid Negara IKN, Masjid Futuristik Dengan Konsep Green Building
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono yang turut mendampingi Wakil Presiden Gibran dalam peninjauan Masjid Negara tersebut menambahkan bahwa Wapres Gibran memberikan perhatian khusus pada kualitas desain, progres pekerjaan, hingga kesiapan masjid untuk segera dimanfaatkan sebagai sarana ibadah.
“Masjid di IKN ini berbentuk serban dan dirancang dengan kapasitas sekitar 20 ribu jemaah pada tahap awal, yang nantinya dapat dikembangkan hingga 60 ribu jemaah,” kata Basuki.
Sebagai informasi, Masjid Negara IKN atau Masjid Raya Nusantara berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi area komersial, dan 7.340 meter persegi area penunjang.
Luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dilengkapi area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi, dengan struktur bangunan empat lantai dan dua lantai mezzanine.
(tempo.co)












