Media Berkemajuan

17 April 2024, 22:01

Masjid dan Gereja Berseberangan, Warganya Rukun dan Damai, di Mana?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Potret Masjid dan Gereja Berseberangan [Foto: Medcom.id/Rhobi Shani]

Pati, mu4.co.id — Indonesia terkenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Meski berbeda tapi tetap toleransi, saling menghormati, dan rukun. Contohnya seperti bangunan gereja dan masjid yang berseberangan di Desa Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah nan selalu harmonis dan saling membantu.

Masjid Al-Muqorrobin dan Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) hanya terpisahkan oleh jalan Kolonel Sumandar selebar 4 meter. Uniknya, kedua tempat ibadah ini juga saling berbagi kanopi dan halaman.

Pemasangan kanopi bermula ketika jemaah Masjid Al-Muqorrobin semakin bertambah. Pengelola pun berkomunikasi agar jalan yang memisahkan gereja dan masjid bisa dimanfaatkan. Akhirnya terbentuklah kanopi nan menguntungkan kedua belah pihak.

Kanopi Masjid dan Gereja [Foto: via beritaterbit.com]

“Karena sudah ada komunikasi yang baik sejak awal, kami persilakan (memasang kanopi),” papar Didik Hartono, Pendeta GKMI Winong, Sabtu (1/4/2023), dikutip dari medcom.id.

Ketua Takmir Masjid Al-Muqorrobin, Santrimo mengatakan bahwa keberadaan kanopi tersebut sangat membantu masjid dan gereja.

“Saat salat jumat, jemaah masjid bisa menggunakan jalan hingga teras gereja. Demikian halnya, ketika ada peribadatan di gereja juga bisa memanfaatkan tanpa kehujanan atau kepanasan,” ungkap Santrimo.

Hubungan dan komunikasi antara umat muslim dan kristiani di Desa Winong sangat tentram, kuat, dan saling menghormati. “Karena sudah terbiasa hidup berdampingan dan saling membantu, kehidupan umat muslim dan kristiani di desa ini cukup harmonis dan tidak ada masalah,” jelas Didik.

Didik dan Santrimo berharap kerukunan umat muslim dan kristiani di Desa Winong dapat dijadikan contoh keharmonisan antar umat beragama di Indonesia agar semakin aman, tentram, dan damai.

Sumber: medcom.id

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!