Media Berkemajuan

24 April 2024, 15:02

Masjid At Taqwa Semarang Dicanangkan Sebagai Masjid Unggulan Nasional oleh LPCR-PM PP Muhammadiyah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Masjid At Taqwa PWM Jateng
Masjid At Taqwa PWM Jateng di komplek Universitas Muhammadiyah Semarang [Foto: unimus.ac.id]

Semarang, mu4.co.idMasjid At Taqwa dibawah PWM Jawa Tengah (Jateng) dicanangkan menjadi prototipe Masjid Unggulan Nasional yang memenuhi 16 kriteria yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada Ahad (28/01/2024).

  1. Masjid milik Persyarikatan Muhammadiyah

2.       SK Takmir oleh pimpinan persyarikatan masing-masing

3.       Amaliyah ibadah sesuai Keputusan Tarjih

4.       Memiliki identitas Muhammadiyah

5.       Memiliki IMB resmi sebagai tempat ibadah

6.       Kajian Islami dan Kemuhammadiyahan rutin

7.       Menyelenggarakan dakwah digital

8.       Jumlah Jemaah rutin lebih dari 30 orang

9.       Memiliki program pemberdayaan ekonomi dan santunan sosial

10.   Ramah lingkungan

11.   Ramah difabel dan lansia

12.   Pemberdayaan remaja masjid

13.   Integrasi pengelolaan keuangan masjid oleh Lazismu

14.   Ramah anak

15.   Memiliki imam, Muadzin dan Marbot tetap

16.   Jumlah Jemaah pengajian lebih dari 300 orang

Baca juga: Mulai Januari 2024, Masjid Al Jihad Banjarmasin Sajikan Sahur Puasa Sunnah

Launching Masjid Unggulan Nasional tersebut dilakukan oleh Lembaga Pembinaan Masjid dan Musala (LPMM) bersama Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) PP Muhammadiyah di Masjid At Taqwa PWM Jateng Komplek Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) Semarang pukul 09.00 WIB.

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Dr H Ibnu Hasan mengatakan bila melaksanakan salat dengan shaf yang lurus dan rapat itu sudah biasa, maka sudah saatnya sekarang merapatkan shaf diluar salat.

“Saatnya menjadikan masjid berdaya dan memiliki kepedulian terhadap jemaah dan lingkungannya. Sehingga masjid benar-benar makmur memakmurkan,” ungkap Ibnu Hasan.

Baca juga: PCA Banjarmasin 4, Berikan Pengobatan Gratis Bagi Ibu-ibu Jemaah Masjid Al-Jihad Banjarmasin

Masjid At Taqwa Jawa Tengah memang pantas dinobatkan sebagai Masjid Unggulan karena memiliki serangkaian kegiatan keagamaan seperti Gebyar Rajab, Tahsin Bersanad, Sepekan Maos Setengah Juz, Asah Tilawah, Ngaji Kahfi, Tahajud Berjamaah, Happy Breakfast, Badminton Cup, Kajian Hijrah Friday Night, dan Festival Anak Soleh.  

Kegiatan launching ini juga diisi dengan Tabligh Akbar oleh H M Jamaludin Ahmad. Dalam tausiyahnya, Jamaludin menyampaikan terdapat 6 ruh dari Cabang dan Ranting Muhammadiyah yaitu diadakannya pengajian rutin, masjid yang makmur, pelaksanaan rapat rutin, beramal dengan ikhlas dan gembira, menggerakkan Muhammadiyah didukung oleh keluarga, dan adanya partisipasi anak muda.

Jamaludin Ahmad kemudian mengambil contoh Masjid Al Jihad Banjarmasin yang melaksanakan kajian Islami sebanyak 56 kali dalam 1 bulan dan infaq sedeqah dari jemaahnya mencapai Rp.40 juta dalam sepekan serta jemaahnya yang mencapai 800-1.000 orang.

Baca juga: PCM Banjarmasin 4 Kelola AUM Secara Profesional dan Berkemajuan. Memberi Manfaat untuk Khalayak

Sebelum menutup tausiyah, Jamaludin mengajak jemaah menyerukan slogan LPCR-PM, “Ranting itu Penting, Cabang Harus Berkembang, Masjid Makmur Memakmurkan, Muhammadiyah Sukses Dunia, Sukses Akhirat.”

Selanjutnya Ketua PP Muhammadiyah Dr H Anwar Abbas turut menyampaikan sambutannya. Anwar Abbas menegaskan bahwa pemuda Muhammadiyah harus kembali ke masjid. Namun sayangnya masih ada warga Muhammadiyah yang tidak memakmurkan masjid.

Anwar Abbas juga mengatakan kriteria imam salat juga harus hafiz dan memiliki bacaan yang bagus karena akan mengeluarkan gelombang suara yang dapat menyebabkan jemaah menjadi tenang dan betah berlama-lama salat di masjid.

Baca juga: Bacaan Imam dan Suara Bagus Jadi Daya Tarik Salat Berjemaah dengan Khusyuk di Masjid Al Jihad Banjarmasin

Sebagai penutup Anwar Abbas mengingatkan, “Mari masjid kita makmurkan, dan kita buat masjid ini bisa memakmurkan. Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi jadikan sebagai pusat peradaban untuk memberdayakan masyarakat.”

Kegiatan launching ini turut dihadiri pula Ketua PWM Jateng Dr KH Tafsir, M.Ag, Ketua LPMM PWM Jateng, Ir H Kusnadi Ikhwani dan segenap undangan lainnya.  

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!