Banjarmasin, mu4.co.id – Suasana duka menyelimuti Kalimantan Selatan atas berpulangnya sang mantan Gubernur, H Rudy Ariffin, pada Ahad (6/9/2026) di usia 73 tahun pada pukul 11.00 WITA di RS Amanah Medical Centre Banjarmasin. Tokoh penting Banua ini mengembuskan napas terakhirnya setelah mengalami gangguan sesak napas sejak Sabtu subuh (5/9/2026).
Berita kepergian almarhum dengan cepat meluas dan memicu rasa kehilangan mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan yang mengenangnya sebagai sosok pemimpin berdedikasi tinggi.
Almarhum meninggalkan tiga orang anak dan seorang cucu, yaitu H M Aditya Mufti Ariffin, S.H., M.H., Hj Adistya Dewi Ariffin, S.E., serta Kapten CPM Setya Persada Ariffin.
Sesuai rencana, dari RS Amanah jenazah almarhum dimandikan dan disalatkan di Masjid Al Jihad Banjarmasin usai Salat Zuhur, lalu disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Garuda Baru, Banjarbaru. Selanjutnya, jenazah akan kembali disalatkan di Masjid Agung Al-Karomah Martapura setelah salat Ashar dan kemudian dihantarkan ke peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin.
H Rudy Ariffin merupakan Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005–2015 (menjabat selama dua periode). Sebelum memimpin Kalsel, almarhum juga pernah menjabat sebagai Bupati Banjar periode 1999–2005.
Di persyarikatan Muhammadiyah, H Rudy Ariffin memiliki sumbangsih yang besar dengan turut memberikan perhatian dan bantuan, diantaranya:
- Tahun 2004 saat menjabat bupati Banjar memberikan bantuan untuk masjid At Taqwa dan Al Furqan Martapura sebesar Rp5 miliar 250 juta.
- Tahun 2006 saat menjabat gubernur Kalsel memberikan dana hibah Rp1 miliar untuk pembebasan tanah akses jalan masuk RS Islam Banjarmasin.
- Tahun 2010 memberikan bantuan sebesar Rp11,6 miliar untuk pembangunan Masjid Al Jihad Banjarmasin.
- Tahun 2015 memberikan bantuan Rp1,5 miliar untuk pengadaan eskalator untuk masjid Al Jihad Banjarmasin.
- Tahun 2022 pasca pandemi covid-19 beliau beserta keluarga memberikan hibah tanah seluas 4,8 hektare dan 1,1 kg emas untuk pembangunan pondok pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) serta pembangunan Masjid PDM kota Banjarbaru.
Baca juga: Rudi Ariffin Menerima Muhammadiyah Award Kalsel 2024
Atas sumbangsihnya tersebut, H Rudy Ariffin pernah dianugerahkan penghargaan Muhammadiyah Award Kalsel 2024 berupa lencana pancar matahari berlapis emas saat peringatan puncak milad ke-112 Muhammadiyah Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Ahad (29/12/2024).
Waktu itu, penyerahan anugerah Muhammadiyah Award 2024 tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWM Kalsel Prof Drs H Ridhahani Fidzi, M.Pd didamping Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr KH M Saad Ibrahim, MA.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin, H Taufik Hidayat secara pribadi menyampaikan turut berduka cita atas kepergian mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin.
“Kami mewakili Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian beliau. Almarhum semasa hidupnya memiliki banyak andil dan peran yang besar khususnya bagi perkembangan Masjid Al Jihad. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima segala amal ibadah beliau dan diterima disisi-Nya,” tutur H Taufik.
Jejak langkah dan pengabdian panjang H Rudy Arifin dalam membangun Banua akan selalu terpatri di ingatan masyarakat. Doa terbaik teriring agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni dosanya, serta memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.













