Media Berkemajuan

18 Mei 2024, 18:18

Makna Dibalik Logo Musywil ke-40 Muhammadiyah Sulawesi Selatan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print

Makassar, mu4.co.id – Musyawarah Wilayah (musywil) Muhammadiyah ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) akan dilaksanakan pada Jum’at-Ahad, 3-5 Maret 2023 di Enrekang. Panitia pun telah menetapkan logo, tema, dan lagu tema (theme song) Musywil ke-40 tersebut.

Logo Musywil Muhammadiyah ke-40 Sulawesi Selatan tersebut didesain oleh Makmun, Dosen Seni Rupa Unismuh Makassar didampingi Sekretaris Lembaga Seni, Budaya, dan Olahraga PWM Sulsel, Andi Baetal Muqaddas.

Makmun mengungkapkan, logo tersebut menyiratkan sejumlah makna yang mewakili spirit Muhammadiyah dan Enrekang sebagai tuan rumah Musywil ke 40.

Ini dapat dilihat pada pegunungan berwarna biru di logo yang merupakan representasi Kabupaten Enrekang sebagai Negeri Massenrempulu, yaitu gugusan pegunungan yang subur dan sejuk.

“Untuk angka 40 dengan kilauan emas, ini merepresentasikan, Musywil ke 40 senantiasa mencerahkan umat di mana pun berada. Kilauan emas ini juga menandakan puncak keemasan kiprah Muhammadiyah sebagai organisasi,” ungkap Etal, panggilan akrab Andi Baetal Muqaddas.

Sementara itu, untuk font atau jenis huruf yang digunakan menunjukkan karakter atau kharismatik Persyarikatan.

“Ini juga merepresentasikan ketegasan dalam berbuat dan melaksanakan aktivitas yang selalu berlandaskan dan menjunjung tinggi ajaran Islam yang dilambangkan dengan penggunaan warna hijau,” ujar dia.

Tidak hanya logo, Etal juga menggubah lagu tema Musywil. Lagu berjudul “Satu Langkah Bersama” tersebut juga ditetapkan oleh PWM Sulawesi Selatan sebagai lagu tema resmi Musywil ke 40 Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Ia mengungkapkan, lirik lagu tersebut digubah oleh Ketua PWM Sulsel Ambo Asse bersama dirinya. Sementara itu, untuk musiknya digubah oleh Andi Ikhsan dan Sayidiman.

“Hanya saja, lagu ini belum bisa disebarluaskan, nanti kita akan launching. Kita tunggu momen yang tepat,” ujar dia.

Selanjutnya, tema Musywil ke-40 yang ditetapkan adalah “Mencerahkan Umat, Memajukan Sulawesi Selatan”.

Tema ini diusulkan oleh Tim Pengarah Musywil yang terdiri atas Gagaring Pagalung, Irwan Akib, Syaiful Saleh, Darwis Lantik, dan Mustari Bosra.

Tema tersebut merupakan penegasan terkait visi Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid dan berkemajuan. [khittah.co]

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!