Media Utama Terpercaya

14 Juni 2026, 21:30
Search

Listrik Padam di 14 Daerah Jawa Barat, ESDM Tegaskan Bukan Karena Batu Bara Menipis!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Listrik Padam di 14 Daerah Jawa Barat
ESDM Tegaskan Listrik Padam di 14 Daerah Jawa Barat Bukan Karena Batu Bara Menipis. [ Foto: rm.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah isu yang menyebut pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa dalam beberapa waktu terakhir disebabkan oleh menipisnya pasokan batu bara.

“Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang,” kata Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, Kamis (11/06/2026).

Dirinya menegaskan bahwa pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional masih dalam kondisi aman. Menurutnya, gangguan listrik yang terjadi belakangan lebih disebabkan oleh faktor teknis, bukan masalah ketersediaan energi primer.

Sebelumnya, terjadi pemadaman listrik bergilir imbas pemeliharaan sistem, Rabu (10/06/2026), setidaknya ada 14 daerah di Jawa Barat yang terdampak   mulai dari Bogor, Bandung, Bekasi, hingga Sukabumi.

Baca juga: PLN Siapkan PLTA Ir PM Noor Riam Kanan Jaga Pasokan Listrik Hadapi Kemarau!

Di samping itu, ia juga membantah berbagai spekulasi yang beredar mengenai potensi pemadaman listrik yang lebih luas akibat terganggunya pasokan energi ke PLN. “Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar,” imbuhnya.

Pihaknya mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional tetap terjaga. Langkah antisipatif juga dilakukan agar gangguan teknis yang sempat terjadi tidak kembali terulang di kemudian hari.

Terkait kekhawatiran mengenai proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara yang masih berjalan, Anggia memastikan hal tersebut tidak mengganggu pasokan batu bara untuk sektor kelistrikan. Menurutnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menerapkan kebijakan relaksasi secara bertahap dalam proses RKAB dengan tetap memperhatikan kebutuhan industri dan ketersediaan batu bara nasional.

“Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia ke sana. Jadi tidak ada gangguan terkait dengan pasokan atau suplai energi untuk PLN,” ujarnya.
(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras