Media Utama Terpercaya

24 September 2026, 12:02
Search

Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Telah Teridentifikasi. Ini Datanya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
korban KM Virgo Transport 8
Lima jenazah korban KM Virgo Transport 8 telah diserahkan kepada keluarganya. [Foto: Istimewa]

Banjarmasin, mu4.co.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalsel kembali mengidentifikasi lima jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Seluruh korban yang teridentifikasi merupakan laki-laki dan berasal dari luar Kalimantan Selatan.

Hingga Selasa (22/9), total 14 dari 18 jenazah yang dievakuasi ke RS Bhayangkara telah berhasil diidentifikasi. Polda Kalsel juga terus bersiaga selama 24 jam untuk mendukung proses evakuasi dan pengamanan di lapangan.

Baca Juga: Kamar Penumpang KM Virgo Transport 8 Ditembus, Sejumlah Jasad Ditemukan Terjebak

Kabid Dokkes Polda Kalsel sekaligus Komandan Tim DVI, Kombes dr. Moch. Sofwan, merinci lima jenazah yang berhasil diidentifikasi, antara lain:

  1. Annas (48), asal Bangkalan, Jawa Timur, teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
  2. Bagus Mahendra (20), asal Klaten, Jawa Tengah, teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
  3. Aldo Nur Rahmansyah (19), asal Surakarta, Jawa Tengah, teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
  4. Jumrit (25), asal Lamongan, Jawa Timur, teridentifikasi melalui data gigi, ciri medis, dan properti.
  5. I Putu Angga Sudiana (21), asal Sekarbela, Kota Mataram, NTB, teridentifikasi melalui data gigi, ciri medis, dan properti.

Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi dibawa kepada keluarga masing-masing pada Selasa (22/9) malam. Proses tersebut didukung kerja sama Tim DVI Polda Kalsel, Basarnas, tim ahli, serta keluarga dan masyarakat.

Baca Juga: Hari Ke-10 Operasi Pencarian: Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Korban KM Virgo Transport 8

Sementara itu, masih terdapat empat jenazah yang menjalani proses identifikasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan DNA. Keluarga atau kerabat yang merasa kehilangan diimbau segera melapor dan memberikan data pendukung untuk membantu proses identifikasi.

“Saat ini tersisa 4 jenazah yang masih dalam proses identifikasi mendalam, termasuk pemeriksaan sampel DNA. Kami mengimbau dan memohon kepada pihak keluarga atau kerabat korban yang merasa kehilangan untuk segera melapor serta memberikan data pendukung demi kelancaran proses identifikasi DVI,” tutur Kombes dr. Moch. Sofwan dikutip dari Tilik Banua, Kamis (24/9).

(Tilik Banua)

[post-views]
Selaras