Jakarta, mu4.co.id – PT Bank KB Indonesia Tbk. melakukan efisiensi dengan memangkas jumlah pegawai dan jaringan kantor cabangnya. Per 31 Maret 2026, jumlah karyawan tercatat sebanyak 2.265 orang, berkurang 662 orang atau sekitar 22 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang tercatat 2.927 orang.
Sementara itu, jumlah kantor cabang pembantu (KCP) menyusut dari 141 unit menjadi 120 unit, atau berkurang 21 unit setara 15 persen secara tahunan.
Meski jumlah kantor cabang pembantu berkurang, KB Bank menambah satu kantor cabang (KC) menjadi 29 unit per Maret 2026. Jumlah ATM juga melonjak dari 31 unit menjadi 154 unit.
Baca Juga: Muhammadiyah Dikabarkan Akuisisi KB Bank Syariah, Benarkah?
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk membangun organisasi yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan.
“Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan kebutuhan nasabah, dinamika industri perbankan, serta meningkatnya adopsi layanan digital,” ungkap Kunardy dikutip dari CNBC, Rabu (10/6).
Kunardy menegaskan penyesuaian tenaga kerja dan jaringan kantor dilakukan sesuai regulasi dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. KB Bank juga terus memperkuat layanan digital dan produktivitas jaringan untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah.
Baca Juga: Akuisisi KB Bank Syariah, OJK Dukung Penuh Muhammadiyah
Terkait pengunduran diri dua direksi yakni Direktur Retail KB Bank Robby Mondong dan Direktur Kepatuhan & Risiko KB Bank Dodi Widjajanto, perseroan memastikan operasional dan transformasi bisnis tetap berjalan normal.
Sementara itu pada kuartal I 2026, KB Bank membukukan laba bersih senilai Rp10,7 miliar, turun tajam dari Rp352 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski jumlah karyawan berkurang, beban gaji dan tunjangan naik menjadi Rp196,23 miliar, sementara beban umum dan administrasi turun dari Rp220,67 miliar menjadi Rp174,24 miliar.
(CNBC)















