Bogor, mu4.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi, khususnya maraknya judi online (judol). Dalam sambutan pembukaan retret Kokam di Satlat Brimob, Bogor, Kamis (12/2), ia menegaskan bahwa judol merupakan persoalan serius.
Ia menilai judi online merupakan tantangan bersama bagi bangsa. Ia mengungkap sebagian besar pemain judol berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
“Saya kira ini menjadi tantangan kita bersama. Wilayahnya tersebar mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan seterusnya. Pemainnya juga kebanyakan adalah pelajar ataupun mahasiswa, nomor dua karyawan, nomor tiga wiraswasta, dan seterusnya,” ungkap Listyo Sigit dikutip dari detik news, Jum’at (13/2).
Baca Juga: Komdigi: Judol Sulit Diberantas Karena Tingginya Peminat di Indonesia
Kapolri menyebut anak-anak di bawah 18 tahun juga banyak terpapar judi online. Karena itu, ia mengajak masyarakat bersatu melawannya. Ia juga menegaskan akan menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian serta menggandeng lembaga terkait untuk memberantas judi daring.
“Kami tentunya memerintahkan seluruh jajaran untuk terus bekerja sama dengan kementerian lembaga, dengan Kominfo, dengan seluruh elemen masyarakat untuk bisa mengedukasi agar kita bisa menekan angka judi online,” jelasnya.
(Detik News)













![work from anywhere [WFA] menjelang dan setelah Lebaran 2026](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260212-WA0003-300x200.jpg)