Media Utama Terpercaya

2 April 2026, 08:48
Search

Indonesia Bakal Pinjamkan Dua Komodo ke Jepang, Ini Tujuannya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Komodo
Komodo [Foto: Daerah Eranasional.com]

Jakarta, mu4.co.id – Indonesia akan meminjamkan sepasang komodo kepada Jepang untuk program penangkaran. Sebagai timbal balik, Jepang akan mengirim satwa eksotis seperti jerapah dan panda merah ke Indonesia. 

Kerja sama konservasi ini disepakati antara Kementerian Kehutanan RI dan Pemerintah Prefektur Shizuoka melalui MoU yang ditandatangani Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Gubernur Yasutomo Suzuki.

“Kerja sama ini bukan sekadar pertukaran satwa, melainkan bagian dari Diplomasi Hijau (Green Diplomacy) komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga warisan biodiversitas dunia,” ujar Menhut Raja Juli Antoni dikutip dari CNN, Kamis (2/4).

Baca Juga: Prabowo Subianto Bertemu Kaisar Naruhito di Imperial Palace Tokyo, Perkuat Kemitraan Indonesia–Jepang

Ia menegaskan program breeding loan (pinjam–biak) bernilai strategis untuk edukasi publik dan peningkatan kesadaran global tentang konservasi. Kerja sama akan dilanjutkan melalui perjanjian implementasi antara iZoo dan Kebun Binatang Surabaya, mencakup aspek pemeliharaan, transportasi, serta pengawasan satwa. 

Kemenhut RI menegaskan pelaksanaan program dilakukan secara hati-hati, transparan, dan sesuai regulasi nasional maupun standar internasional.

Media Jepang melaporkan dua komodo diperkirakan tiba paling cepat Juni 2026 setelah perjanjian teknis antar kebun binatang ditandatangani. 

Sementara itu, organisasi perlindungan hewan People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) mengkritik kesepakatan ini karena menilai komodo tidak seharusnya dijadikan alat tawar diplomatik.

Baca Juga: BBC Pilih Pulau Komodo Jadi Salah Satu Destinasi Terbaik Dunia 2026!

“Mengirim hewan-hewan yang sangat cerdas ini ke luar negeri untuk program pembiakan di penangkaran hanya memperkuat mitos berbahaya bahwa konservasi dapat dilakukan di balik tembok kebun binatang,” ucap Presiden PETA Asia Jason Baker.

“Sementara anak-anak yang lahir di sana akan terpaksa menjalani hidup dalam kurungan seumur hidup,” lanjutnya.

Ia menegaskan komodo seharusnya tetap berada di habitat aslinya. 

Berdasarkan data pemerintah, Indonesia merupakan rumah bagi lebih dari 3.000 ekor komodo. Reptil ini dikenal sebagai kadal terbesar di dunia dengan panjang tubuh yang dapat mencapai sekitar 3 meter.

(CNN)

[post-views]
Selaras