Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 15:05

Grand Syekh Al Azhar Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Menag Yaqut Cholil dan Imam Akbar Ahmed Al Tayeb [Foto: Kemenag]
Menag Yaqut Cholil dan Imam Akbar Ahmed Al Tayeb [Foto: Kemenag]

Jakarta, mu4.co.id – Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Al Tayeb tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin (8/7) malam. Kedatangannya disambut oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas.

Yaqut mengungkap kunjungan Ketua Majelis Hukuma Muslimin (MHM) ini berlangsung selama empat hari. Ia juga mengungkap kunjungan ini akan menjadi penuh makna bagi Indonesia.

Dalam satu dekade terakhir, Imam Akbar Ahmed Al Tayeb tercatat tiga kali berkunjung ke Indonesia. Dua kunjungan pertama berlangsung pada tahun 2016 dan 2018. Pada kunjungan kali ketiga ini, Imam Akbar Al Tayeb dijadwalkan akan berada di Indonesia dari tanggal 8 – 11 Juli 2024.

Menurut jadwal, Imam Akbar Al Tayeb berkunjung ke Istana Negara bertemu Presiden Joko Widodo. Mereka akan membahas sejumlah hal, salah satunya dorongan agar Al Azhar membentuk Markaz Tathwir di Indonesia.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi awalnya menyebut hubungan Mesir dan Indonesia sudah lama terjalin, terutama bidang pendidikan. Menurutnya, 95% WNI yang tinggal di Mesir adalah pelajar Indonesia.

Retno menyatakan karakter pelajar Indonesia di Mesir bisa disebut baik karena Ahmed Al Tayeb tak pernah mendengar keluhan.

Baca Juga: Ulama Perempuan Asal Indonesia Raih Gelar Doktor di Universitas Al-Azhar Kairo Usai Mengulas Soal Fatwa MUl dalam Perspektif Ilmu Ushul Fikih

“Dan tadi Grand Syekh mengatakan jumlah yang dicatat Grand Syekh pelajar Indonesia lebih dari 13 ribu orang dan Grand Syekh mengatakan beliau tidak pernah menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia dan berarti bahwa karakter dari mahasiswa Indonesia adalah baik,” ungkap Retno, dikutip dari detik, Rabu (10/7).

“Itu yang disampaikan oleh Grand Syekh, bapak presiden juga mendorong pembentukan Markaz Tathwir Al Azhar untuk cabang Indonesia,” tambahnya.

Setelah bertemu Presiden RI, Ahmed Al Tayeb akan mengisi Kuliah Umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Imam Akbar Ahmed Al Tayeb juga akan mengadakan diskusi bersama para tokoh lintas agama, serta bertemu dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Pusat Studi Al-Qur’an.

Menag Yaqut berharap, kunjungan Grand Syekh Al Azhar akan memberi inspirasi tentang pemahaman, pengamalan, dan pengalaman terkait moderasi beragama yang selama ini menjadi fokus dari Universitas Al Azhar. 

“Kita tahu bahwa Al Azhar selama ini sangat konsern pada moderasi beragama. Saya kira kedatangan ini juga akan sangat menginspirasi bagi kita semua, dalam berbangsa dan juga beragama,” jelas Yaqut. 

“Saya berharap pemikiran-pemikiran yang dibawa Grand Syekh Al-Azhar ke Indonesia mampu menginspirasi dalam pemerapan moderasi beragama,” tuturnya.

(Kompas, detik.com)

[post-views]
Selaras