Media Berkemajuan

26 Mei 2024, 03:40

Erupsi Gunung Ruang, Penerbangan Ditutup!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gunung ruang erupsi. [Foto: akun X @alfianrsdi]

Manado, mu4.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau penduduk untuk membatasi kegiatan di luar rumah guna mengurangi risiko dari abu vulkanik Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

“Semburan abu vulkanik saat ini disertai dengan hujan ringan, akan sangat berbahaya bagi kesehatan,” ucap Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Manado Ben Arther Molle, dikutip dari Republika, Jum’at (19/4).

Ben menyarankan untuk meminimalkan aktivitas di luar ruangan karena abu vulkanik telah menyebar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa Selatan.

Baca Juga: BPPTKG Yogyakarta Katakan Gunung Merapi Bukan Erupsi Biasa

“Kami memantau sebaran abu vulkanik berada di atas Manado, Minahasa Selatan dan Minahasa Utara,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa abu vulkanik telah mencapai ketinggian 30.000 hingga 40.000 kaki, yang mengakibatkan penutupan penerbangan demi keselamatan.

“Kalau di Kepulauan Sitaro sebaran abu vulkanik berada di ketinggian 15.000 kaki,” ucapnya. 

Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado dihentikan sementara karena erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara. Pengumuman ini disampaikan melalui Notice to Airmen (NOTAM) A1003/24 pada Kamis mulai pukul 08.00 WITA hingga 23.59 WITA. 

Dampak abu vulkanik dari Gunung Ruang terdeteksi setelah paper test oleh Angkasa Pura I sejak pukul 07.00 WITA. Setelah berkoordinasi dengan stakeholder seperti Otband, BMKG, Airnav, dan maskapai penerbangan, seluruh penerbangan pada Kamis 28 April 2024 ditutup sementara.

Penampakan erupsi gunung ruang. [Video: akun X @alfianrsdi]

“Kami harus melakukan pemberhentian sementara karena alasan keselamatan penerbangan tentunya,” ucap Maya Damayanti selaku General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi.

Abu vulkanik memengaruhi 33 penerbangan yang tiba dan berangkat, termasuk pesawat kargo, penerbangan carter, dan penerbangan reguler.

“Kami berharap seluruh penumpang untuk memaklumi hal ini untuk keselamatan bersama,” ujar Maya.

Sumber: Republika

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!