Media Utama Terpercaya

23 Februari 2026, 11:53
Search

Di pertengahan Ramadan 1447 H, Akan Terjadi Gerhana Bulan Total. Kapan Waktunya?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Gerhana Bulan Total
Gerhana Bulan Total akan kembali terjadi pada 3 Maret 2026 [Foto: vaonis.com]

Banjarmasin, mu4.co.id – Fenomena alam berupa Gerhana Bulan Total (GBT) akan kembali terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 H.

Gerhana Bulan merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

Sedangkan Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar (di satu garis lurus). Hal ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi. Saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah. Warna merah pada Bulan disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Karena itu, fenomena ini disebut juga sebagai Blood Moon.

Posisi saat terjadi Gerhana Bulan Total [Foto: vaonis.com]

GBT kali ini dapat terlihat pada malam hari di Asia Timur dan Australia, berlangsung sepanjang malam di wilayah Samudra Pasifik, serta tampak pada dini hari di Amerika Utara dan Amerika Tengah, hingga bagian barat Amerika Selatan. Sedangkan di Asia Tengah dan sebagian besar Amerika Selatan, gerhana hanya terlihat sebagian. Sementara itu, di Afrika dan Eropa tidak dapat menyaksikan fenomena ini.

Baca juga: Terjadi Gerhana Bulan Total Pada 14 Maret 2025, Apakah Ada Perintah Salat Gerhana?

Adapun fase gerhana bulan total tersebut adalah sebagai berikut:

FaseWIBWITAWIT
Gerhana Sebagian Mulai16:50:0017:50:0018:50:00
Gerhana Total Mulai18:04:2619:04:2620:04:26
Puncak Gerhana18:33:3719:33:3720:33:37
Gerhana Total Berakhir19:02: 4520:02: 4521:02: 45
Gerhana Sebagian Berakhir20:17:1021:17:1022:17:10

Berdasarkan Maklumat yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah No.01/MLM/I.I/2026 yang ditandatangani Ketua Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag dan Sekretaris M. Rofiq Muzakkir, Lc., MA.,Ph.D. menerangkan bahwa Gerhana Bulan Total ini akan melintasi seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Terjadi Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025, Apakah Disyariatkan Salat Gerhana di Indonesia?

Sehingga melalui surat yang dikeluarkan tanggal 20 Februari 2026 di Yogyakarta tersebut, Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk melaksanakan shalat gerhana bulan (shalat khusuf), memperbanyak dzikir dan sedekah.

Pelaksanaan shalat gerhana bulan total dapat dimulai sejak memasuki fase Gerhana Bulan Sebagian sesuai dengan waktu di wilayah masing-masing, dan berakhir sampai memasuki fase Gerhana Bulan Sebagian berakhir atau ketika bulan terbenam.

Sumber: MTT PP Muhammadiyah
[post-views]
Selaras