Media Utama Terpercaya

15 Februari 2026, 09:04
Search

BPKH Resmikan Masjid Pantai Bali, Siap Jadi Pusat Manasik Haji. Begini Penampakannya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Masjid Pantai Bali
Peresmian Masjid Pantai Bali, Kabupaten Jembrana, Bali. [Foto: BPKH]

Jakarta, mu4.co.id – Pembangunan Masjid Pantai Bali di Kabupaten Jembrana, Bali, telah selesai dan kini bersiap menjadi destinasi wisata religi pesisir berbasis masjid. Peresmian wisata religi dan pusat manasik haji digelar pada Sabtu (7/2), dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah.

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi Masjid Pantai Bali sekaligus masyarakat muslim Bali menuju ikon wisata religi pesisir nasional. 

Pengembangannya merupakan lanjutan penyelesaian Masjid Raudlatul Jannah yang didukung Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan.

Dalam program ini, BPKH mendukung sekitar 35 persen penyelesaian pembangunan mencakup fasad, plafon, mihrab, mimbar, railing, sound system, kusen pintu dan jendela, serta fasilitas toilet dan tempat wudhu.

Baca Juga: Simbol Kerja Sama Dua Negara, Masjid Salamad di Vietnam Resmi Dibuka

BPKH juga membantu pembangunan sarana manasik haji seperti miniatur Ka’bah, Shafa–Marwa, Maqam Ibrahim, dan Masjidil Haram sebagai bagian dari pembangunan sarana ibadah.

“Seluruh pendanaan Program Kemaslahatan ini tidak menggunakan pokok dana haji milik jemaah, melainkan murni dari hasil pengembangan Dana Abadi Umat. Nilai manfaat dari Dana Abadi Umat inilah yang digunakan untuk kemaslahatan umat,” ungkap Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah, dikutip dari laman BPKH, Ahad (15/2).

“Program Kemaslahatan merupakan amanat undang-undang. Kami mengelola Dana Abadi Umat secara transparan dan akuntabel serta memastikan manfaat dana ini kembali kepada umat dalam bentuk nyata, juga untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Penampakan Masjid Pantai Bali. [Foto: BPKH]

Pembina Yayasan Masjid Pantai Nusantara (YMPN), I Nyoman Pugeg Aryantha, menyebut pengembangan Masjid Pantai Bali mengusung konsep Smart Masjid berbasis 5E (edukasi, ekonomi, ekologi, empati, dan entertain), sehingga masjid berfungsi sebagai pusat ibadah sekaligus pemberdayaan umat dan wisata ramah Muslim.

Kawasan ini dirancang menyatu dengan karakter pesisir dan dilengkapi fasilitas manasik haji dan umrah, dua bangunan masjid bernilai historis, serta panorama laut yang mendukung suasana ibadah. 

Ke depannya, Masjid Pantai Bali diharapkan menjadi model masjid wisata religi modern yang mendorong edukasi, harmoni sosial, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

(BPKH)

[post-views]
Selaras