Media Utama Terpercaya

1 Januari 2026, 23:52
Search

Baut Jembatan Bailey di Teupin Mane Diduga Dicuri, Gubernur Aceh Imbau Kesadaran Warga

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Sejumlah baut di jembatan bailey Teupin Mane diduga dicuri
Sejumlah baut di jembatan bailey Teupin Mane diduga dicuri pada Ahad [28/12/2025]. [Foto: Kompas, Komparatif.ID]

Aceh, mu4.co.id – Baut-baut pada Jembatan Bailey di kawasan Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, diduga raib dicuri. Padahal, jembatan darurat tersebut dipasang untuk memulihkan akses warga pascabencana dan menopang aktivitas transportasi masyarakat.

Menanggapi hal itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan pribadi.

“Kita imbau supaya sadarlah. Kalau dibangun insfratruktur itu untuk kepentingan masyarakat kita juga. Kalau jembatan ambruk gimana dipasok sembako,” ujar Muzakir dikutip dari detik sumut, Kamis (1/1/2026).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, juga menyatakan kemarahannya atas dugaan pencurian baut pada jembatan Bailey yang dibangun di Aceh. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk sabotase terhadap jembatan darurat yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga: Menko PMK: Sekolah di Aceh-Sumatra Utara Ditargetkan Normal Awal Januari 2026

“Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu, mungkin ada ditayangkan ininya, dibongkar baut-bautnya,” ujar Maruli Simanjuntak.

“Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini ya, terus terang saja. Memang kami pikir masyarakat sedang bencana, ini baut-bautnya dibongkar. Terlihat itu berpindah, nanti kalau ada yang perlu lihat fotonya, nanti saya kasih,” lanjutnya.

Pada Rabu (31/12/2025), Anggota Komite I DPD RI asal Aceh, H Sudirman, meninjau langsung Jembatan Bailey di Desa Teupin Mane. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan sekaligus meluruskan informasi soal dugaan hilangnya baut agar tidak memicu polemik di masyarakat.

Hasil peninjauan menunjukkan Jembatan Bailey di Teupin Mane masih bersifat darurat dan belum sepenuhnya rampung. Sudirman juga melihat perbedaan pada salah satu bagian konstruksi yang sempat disorot publik, seraya menegaskan nilai ekonomi baut tersebut relatif kecil dan meminta semua pihak mengutamakan keselamatan serta kepentingan masyarakat tanpa saling menuduh.

Baca Juga: Pasca Banjir, Tanah Aceh Mengeluarkan Kekayaan Alam, Mulai dari Solar Sampai Emas. Ini Lokasinya!

“Setelah kita lihat langsung, memang ada satu bagian yang berbeda dari sisi cat dan konstruksinya. Namun hal ini perlu disikapi dengan kepala dingin dan tidak tergesa-gesa menyimpulkan,” ujar H Sudirman.

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono mengatakan baut jembatan tersebut telah dipasang kembali, sehingga Jembatan Bailey kini sudah dapat difungsikan secara normal.

“Terkait kondisi jembatan bailey di Aceh, dapat kami sampaikan bahwa baut-baut yang hilang tersebut saat ini sudah dipasang kembali oleh personel di lapangan sehingga jembatan dapat berfungsi normal dan aman dilalui masyarakat,” ujar Donny.

(Serambi News, detik sumut)

[post-views]
Selaras