Malaysia, mu4.co.id – Layanan kereta lintas negara Johor–Singapura ditargetkan beroperasi akhir 2026 dengan waktu tempuh sekitar lima menit, jauh lebih cepat daripada perjalanan melalui Johor–Singapore Causeway. Tarif diperkirakan 5–7 dolar Singapura atau sekitar Rp66.675 – Rp93.345 per penumpang, lebih murah dibanding menggunakan mobil pribadi.
Parlemen Malaysia melalui Dewan Rakyat telah mengesahkan Rapid Transit System (RTS) Link Bill 2026 sebagai payung hukum operasional kereta lintas perbatasan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Shamsul Anuar Nasarah menyebut layanan ini akan beroperasi dengan jadwal reguler dan kapasitas hingga 10.000 penumpang per jam.
“Hukum ini bertumpu pada tiga pilar utama: memberdayakan, melengkapi, dan melindungi. Pejabat Malaysia yang menjalankan tugas resmi di Singapura akan kebal dari penuntutan di pengadilan Singapura atas tindakan resmi mereka, tetapi tetap tunduk pada hukum Malaysia,” jelas Shamsul dikutip dari Kompas, Rabu (18/2).
Baca Juga: Arab Saudi-Qatar Sepakat Bangun Kereta Cepat, Riyadh–Doha Cuma 2 Jam!
Pemerintah Malaysia menyiapkan 794 petugas baru dari Imigrasi, Bea Cukai, dan kepolisian untuk mendukung operasional RTS. Mereka akan ditempatkan di Stasiun Bukit Chagar dan Woodlands mulai 1 Oktober 2026.
Proses pemeriksaan akan dipercepat dengan pemasangan 100 e-gate berbasis AI di kedua stasiun, yang mampu memproses penumpang selama tujuh detik.
Pemerintah juga menegaskan seluruh data sensitif termasuk biometrik disimpan di pusat data resmi dalam negeri dengan pengamanan ketat dan tidak dipindahkan ke server asing tanpa izin.
Proyek ini diharapkan meningkatkan mobilitas warga sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi kedua negara.
(Kompas)














![Suasana salat Tarawih perdana Ramadan 1447 H di Masjid Al Jihad Banjarmasin, Selasa [17/2]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260218-WA0000-300x200.jpg)
