Media Utama Terpercaya

25 Oktober 2026, 16:11
Search

Siapkan Masjid Tangguh Bencana, Kader Muda Masjid Muhammadiyah Banjarmasin Dapat Pembekalan dan Masker Gratis di Masjid Al Jihad Banjarmasin

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pembekalan dan Pembinaan Program Satu Ranting Satu Kader
Pembekalan dan Pembinaan Program Satu Ranting Satu Kader. [Foto: mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Sebagai tindak lanjut terpilihnya Masjid Al Jihad Banjarmasin sebagai Pusat Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) wilayah Kalimantan, Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM), Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTMU), dan Masjid Al Jihad Banjarmasin menggelar kegiatan Pembekalan dan Pembinaan Program Satu Ranting Satu Kader (SRSK) di Masjid Al Jihad Banjarmasin, pada Ahad (25/10).

Kegiatan bertema “Merawat dan Memakmurkan Masjid di Tengah Bencana” ini dihadiri oleh para Kader Muda dari perwakilan 15 masjid Muhammadiyah yang ada di Banjarmasin. Ke depannya, kader muda ini akan dibina langsung oleh Akademi Marbot untuk kolaborasi program.

Koordinator Fasilitator SRSK Kalsel, Hendayani, menyebut kegiatan ini bertujuan agar para kader muda masjid dapat mempersiapkan masjid yang tangguh di tengah bencana dan mewujudkan masjid Bersih, Suci, dan Sehat (BSS).

Baca Juga: Pelatihan Satu Ranting Satu Kader Generasi Muhammadiyah Digelar, Cetak Kader Penggerak Masjid Bersih, Suci, dan Sehat di Banjarmasin

“Program ini yang harus melibatkan kader muda yakni bagaimana merawat dan memakmurkan masjid di tengah bencana,” ujarnya.

Ia juga menyebut banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai dua bencana yang kerap melanda Kalimantan. Karena itu, kegiatan ini menjadi bekal bagi kader muda dalam mempersiapkan masjid agar lebih tangguh menghadapi bencana.

“Masjid selalu jadi tempat perlindungan (dari bencana). Ini menjadi hikmah dan pelajaran sebagai kader muda agar mempersiapkan masjid menjadi tangguh bencana,” tutur Hendayani.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat pembekalan konsep Masjid BSS dan pembinaan kader muda, sekaligus berdiskusi dengan sesama perwakilan masjid yang hadir.

Fasilitator SRSK Kalsel sekaligus Sekretaris Angkatan Muda Masjid Al Jihad Banjarmasin, M. Cikal Rayhan Putra Nada, juga menyampaikan bahwa karhutla serta banjir merupakan dua bencana yang kerap terjadi di Kalimantan.

Baca Juga: Kirim Tiga Kader Muda, Masjid Al-Jihad Banjarmasin Berikan Pelatihan “Manajemen Masjid Masa Depan” yang Digelar Dewan Masjid Indonesia Barito Utara

“Ini dua bencana yang sering terjadi. Jadi harusnya kita tahu pola bencananya dan harus tahu apa yang dipersiapkan,” ujar Cikal.

Ia juga menekankan pentingnya mengenali risiko dari kedua bencana tersebut. Misalnya, karhutla yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, serta banjir yang berpotensi merendam bangunan sehingga diperlukan tempat pengungsian yang aman.

Selain itu, Cikal turut menjelaskan langkah mitigasi yang perlu dilakukan, mulai dari persiapan sebelum bencana, kesiapsiagaan saat bencana terjadi, hingga pemulihan setelahnya. Seluruh tahapan tersebut harus mengedepankan prinsip keselamatan jiwa, koordinasi, kebersihan, dan pelayanan yang bermartabat.

Sebagai penutup kegiatan, sebanyak 3.500 masker gratis dibagikan kepada perwakilan 15 masjid Muhammadiyah yang hadir.

[post-views]
Selaras