Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan anggaran Rp5 triliun pada 2027 sebagai langkah awal pelaksanaan program sekolah gratis, terutama untuk pendidikan dasar di sekolah swasta. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pungutan biaya pendidikan dasar di sekolah swasta.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, anggaran Kemendikdasmen 2027 ditetapkan Rp61,10 triliun, naik Rp2,86 triliun dari pagu indikatif sebelumnya sebesar Rp58,24 triliun.
Dari total anggaran tersebut, Rp55,5 triliun dialokasikan untuk program prioritas nasional, salah satunya revitalisasi pendidikan dengan anggaran Rp9,28 triliun.
Baca Juga: Kemendikdasmen Biayai Kuliah S1 untuk 150 Ribu Guru pada 2026
“Dua, inisiatif awal untuk menuju terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya sebesar Rp5 triliun,” kata Mu’ti dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI Senin lalu, dikutip dari CNN, Selasa (1/9).
Mu’ti mengatakan anggaran Rp5 triliun untuk program sekolah gratis berasal dari penyesuaian anggaran revitalisasi satuan pendidikan. Semula, program revitalisasi mendapat alokasi Rp14,28 triliun, tetapi setelah penyesuaian Kementerian Keuangan menjadi Rp9,28 triliun. Selisih Rp5 triliun tersebut kemudian disiapkan untuk mendukung program sekolah gratis.
Selain itu, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran untuk sejumlah program prioritas pada 2027, yakni:
- Perlengkapan sekolah: Rp250 miliar
- Sekolah nasional terintegrasi: Rp7,21 triliun
- Digitalisasi pembelajaran: Rp5,83 triliun
- Peningkatan kesejahteraan guru non-ASN: Rp14,09 triliun
- Program Indonesia Pintar (PIP): Rp13,79 triliun
- Studio Guru: Rp40 miliar.
Baca Juga: DPR RI Setujui Usulan Tambahan Anggaran Rp40,75 Triliun Kemendikdasmen. Untuk Apa Saja?
Selain pagu yang telah ditetapkan, Mu’ti mengusulkan tambahan anggaran Kemendikdasmen 2027 sebesar Rp157,76 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas sejumlah program prioritas, salah satunya memperluas revitalisasi hingga 100.000 satuan pendidikan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Tambahan anggaran juga diusulkan untuk meningkatkan nilai bantuan PIP bagi siswa SD dan SMP, menyediakan beasiswa serta biaya pendidikan, dan melengkapi sarana pembelajaran di semua jenjang.
Kemendikdasmen juga mengusulkan dukungan lebih besar untuk program peningkatan kompetensi guru melalui bantuan pendidikan hingga jenjang S1 atau D4, serta berbagai program untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif, merata, dan berkeadilan.
(CNN)














