Media Utama Terpercaya

10 Agustus 2026, 23:33
Search

Pemerintah Cari Investor, Rusia dan China Minat Investasi Kereta Trans-Kalimantan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Rusia dan China Minat Investasi Kereta Trans-Kalimantan
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah tengah menjajaki investasi dalam dan luar negeri, termasuk dari Rusia dan China, untuk pembangunan jalur kereta api Trans-Kalimantan.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kemenhub dan PT KAI untuk mempercepat pembangunan jaringan kereta api Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KAI yang sudah menyiapkan roadmap-nya. Nanti, kemudian dari situ kami berharap ada investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menggarap Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan. Kalau Trans-Sumatra sebagian memang sudah tersedia tinggal disambung-sambungkan, kalau Trans-Kalimantan memang kita harus mulai,” ungkap Dudy dikutip dari Antara Kalsel, Senin (10/8).

Baca Juga: Prabowo Berencana Bangun Jalur Kereta di Kalimantan dan Pulau Besar Lainnya, Ini Tujuannya!

Dudy menyebut Rusia dan China sebagai dua negara yang dinilai paling berminat berinvestasi dalam pembangunan jalur kereta api di Kalimantan. Pemerintah pun telah melakukan komunikasi dengan calon investor dari kedua negara tersebut.

Menurutnya, belum dapat dipastikan proyek Trans-Sumatra atau Trans-Kalimantan yang akan lebih dulu dibangun karena pelaksanaannya bergantung pada minat dan penilaian investor. 

Untuk Sumatra, PT KAI disebut lebih tertarik mengembangkan jaringan logistik, sementara Kalimantan lebih diminati investor dari Rusia dan China.

“Komunikasi sudah, mereka sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti menyampaikan proposal ke kami,” tutur Dudy.

Baca Juga: Percepat Interkoneksi di Kalimantan dan IKN, Wali Kota se-Kalimantan Rencanakan Bangun Rel Kereta Api

Saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Presiden Prabowo Subianto meminta PT KAI dan Kemenhub segera mengembangkan jalur kereta Trans-Sumatra, yang kemudian dilanjutkan dengan proyek Trans-Kalimantan.

Prabowo menargetkan jalur Trans-Sumatra menghubungkan Bakauheni, Lampung, hingga wilayah paling utara Sumatra. Ia juga mendorong kedua proyek dapat dimulai secara bersamaan jika memungkinkan.

Prabowo bahkan meminta kesiapan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin dan Menhub Dudy Purwagandhi untuk mengerjakan proyek tersebut. Keduanya menyatakan siap menjalankan tugas tersebut.

(Antara Kalsel)

[post-views]
Selaras