Vietnam, mu4.co.id – Bank Dunia menaikkan status Vietnam dan Filipina menjadi negara berpendapatan menengah atas setelah mencatat pertumbuhan ekonomi yang pesat. Kenaikan ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor.
Dengan perubahan tersebut, Vietnam dan Filipina bergabung dengan Indonesia, Malaysia, dan Thailand sebagai negara ASEAN berstatus pendapatan menengah atas menurut rilis Bank Dunia pada tanggal 1 Juli 2026.
Sebelumnya, Bank Dunia mencatat Vietnam telah berstatus negara berpendapatan menengah bawah sejak 2009, sementara Filipina juga berada pada kategori yang sama.
Menurut Bank Dunia, kenaikan status kedua negara didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang merata di berbagai sektor, mulai dari model ekspor Vietnam hingga ekspansi ekonomi Filipina.
Baca Juga: Vietnam Jadi Magnet Baru Wisata Asia Tenggara, Kalahkan Thailand!
“Vietnam menceritakan kisah pertumbuhan didukung oleh model yang berbasis ekspor, negara ini mengalami lonjakan ekspor lebih dari 15% pada tahun 2024 dan 2025, dengan pertumbuhan PDB masing-masing sebesar 7% dan 8%,” tulis Bank Dunia dikutip dari CNBC, Rabu (22/7).
Pendapatan per kapita Vietnam tumbuh rata-rata 10 persen per tahun sepanjang 2021–2025, menjadi salah satu yang tertinggi di ASEAN. Sementara Filipina mencatat pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,8 persen per tahun dengan peningkatan yang merata di berbagai sektor.
Pada 2025, pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita Vietnam mencapai US$4.970 dan Filipina US$4.850, melampaui ambang batas Bank Dunia sebesar US$4.636 untuk kategori negara berpendapatan menengah atas.
(CNBC, Kabar Bisnis)








![Pembatalan keberangkatan jemaah umrah asal HST, Senin [20/7]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0001-300x200.jpg)



![Maskapai Tawarkan Hotel Gratis dan Visa Untuk Penumpang Saat Transit [Foto: Reuters]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260722-WA0000-300x200.jpg)


