Media Utama Terpercaya

21 Juli 2026, 04:28
Search

Indonesia Resmi Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO. Apa Itu?

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Penandatanganan pendirian WAICO di China
Penandatanganan pendirian WAICO di China. [Foto Setneg]

China, mu4.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), melalui penandatanganan deklarasi di Shanghai, China, yang turut dihadiri Presiden China Xi Jinping dan Sekjen PBB António Guterres, sehingga Indonesia berkesempatan ikut menyusun tata kelola AI global.

World Artificial Intelligence Cooperation Organization merupakan organisasi internasional antarpemerintah yang berfokus pada kecerdasan buatan, untuk mendorong pengembangan AI yang inklusif, aman, adil, dan beretika di dunia.

Menurutnya, langkah ini penting agar Indonesia dapat berperan dalam menentukan arah pengembangan AI dunia agar tidak tertinggal dalam kemajuan teknologi yang diperkirakan menjadi penggerak utama ekonomi global.

“Dengan menjadi founder kita tentu mempunyai akses pertama terhadap seluruh pembicaraan mengenai perkembangan daripada AI itu sendiri,” ujar Airlangga dikutip dari CNN, Ahad (19/7).

Baca Juga: Korea Selatan Terapkan Undang-Undang AI Untuk Cegah Penyalahgunaan. Bagaimana Peraturannya?

Airlangga menjelaskan keikutsertaan Indonesia sebagai pendiri WAICO merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia berperan aktif dalam tata kelola AI global. Menurutnya, Indonesia juga mendorong pengembangan AI yang inklusif, aman, beretika, dan tidak didominasi oleh pihak tertentu.

Ia mengatakan WAICO dibentuk dalam kerangka PBB untuk mendorong pengembangan AI yang inklusif, aman, tepercaya, dan berpusat pada manusia. Status Indonesia sebagai negara pendiri juga membuka peluang memperkecil kesenjangan penguasaan teknologi global.

“AI diharapkan menjadi jembatan, bukan menjadi digital divide, tetapi menjadi jembatan untuk kebersamaan,” ucapnya.

Airlangga menilai pengembangan AI akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. 

Sementara itu, nilai ekonomi digital nasional diperkirakan mencapai US$130 miliar saat ini dan berpotensi meningkat menjadi US$366 miliar pada 2030. 

(CNN)

[post-views]
Selaras