Jakarta, mu4.co.id – Program Magang Nasional diusulkan diperluas hingga mencakup lulusan SMK dan SMA agar lebih banyak siswa, terutama di daerah dengan akses industri terbatas dapat memperoleh pengalaman kerja.
Saat ini, program dengan uang saku setara UMP atau UMK tersebut hanya diperuntukkan bagi lulusan baru jenjang diploma dan sarjana.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan usulan perluasan Program Magang Nasional untuk lulusan SMA dan SMK masih akan dikaji sesuai aturan yang berlaku. Jika memungkinkan, kebijakan itu dapat diterapkan pada angkatan ketiga.
Menurutnya, lulusan SMA dan SMK lebih membutuhkan sertifikasi, sedangkan lulusan perguruan tinggi membutuhkan pengalaman kerja langsung.
“Walaupun di paparan kami kita sudah sampaikan, itu dua tipologi yang berbeda. Saat ini kami melihat adik-adik kita lulusan SMA dan SMK itu yang dibutuhkan sertifikasi. Untuk lulusan perguruan tinggi yang dibutuhkan itu adalah exposure tempat kerja,” ungkap Yassierli dikutip dari detik finance, Kamis (9/7).
Yassierli menyatakan usulan perluasan Program Magang Nasional menjadi perhatian pemerintah. Ia memastikan kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK, terutama di daerah, akan dikaji agar mereka juga berpeluang mengikuti program tersebut.
(Detik finance)















