Media Utama Terpercaya

25 Mei 2026, 12:39
Search

WFH ASN, Swasta, BUMN Akan Dilanjut 2 Bulan ke Depan!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ilustrasi WFH swasta diperpanjang
Ilustrasi WFH swasta diperpanjang. [Foto: AI/mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah berencana melanjutkan kebijakan Work From Home (WFH) selama dua bulan ke depan sebagai respons terhadap dinamika krisis energi global akibat eskalasi perang yang masih berlangsung.

Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (21/5/2026).

“Kemudian juga tadi dibahas berbagai kebijakan yang diambil termasuk kebijakan paket terkait dengan ekonomi ke depan dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan Work From Home untuk dua bulan ke depan,” ujarnya dilansir dari CNBC Indonesia, Sabtu (23/5).

Baca juga: Pemerintah Imbau Perusahaan Swasta Pertimbangkan WFH. Ini Daftar Sektor yang Dikecualikan!

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat kabinet, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roslani.

Meski demikian, Airlangga belum merinci kapan kebijakan perpanjangan WFH tersebut mulai diberlakukan.

Baca juga: Selain Indonesia, Berikut Negara-negara yang Terapkan WFH dan Berbagai Ketentuannya Hadapi Krisis Energi!

Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1 April 2026 selama dua bulan. Kebijakan serupa juga dianjurkan kepada sektor swasta dan BUMN/BUMD meski tidak bersifat wajib.

Selain perpanjangan WFH, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah paket insentif ekonomi guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2026.

(CNBC Indonesia)

[post-views]
Selaras