Media Berkemajuan

25 Mei 2024, 07:26

6.000 ASN Bakal Dipindahkan ke IKN. Kapan dan Jabatan Apa Saja yang Diberangkatkan?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Ilustrasi Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara [Foto: ikn.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tengah mempersiapkan proses pemindahan sekitar 6.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2024 mendatang.

Adapun, sejumlah jabatan ASN instansi pusat yang akan dipindahkan tersebut diantaranya yakni jabatan pimpinan tinggi atau JPT Madya, JPT Pratama, jabatan administrator, jabatan fungsional, dan pelaksana dari 38 kementerian/lembaga yang ada di Indonesia.

Menpan RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan pemindahan pegawai ASN tersebut akan dilakukan secara bertahap sampai Desember 2024, dengan memperhatikan beberapa prinsip, untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan efektif pada masa awal pemindahan.

“Seperti skala prioritas peran atau tugas dan fungsi kementerian/lembaga untuk menjamin efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di IKN,” ucapnya, dikutip dari tempo.co, Selasa (27/02/2024).

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung [Foto: menpan.go.id]

Menpan RB juga menjelaskan adanya sejumlah persyaratan kompetensi untuk ASN yang dipindahkan, diantaranya yaitu menguasai literasi, mampu mengerjakan banyak tugas, menguasai substansi prinsip IKN, serta mampu menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Baca juga: ASN Kotabaru Akan Segera Pindah Kantor ke Sebelimbingan

Sementara itu, untuk hunian di IKN kini sudah terdapat 47 tower, di mana satu tower berisi 60 unit tempat hunian untuk ASN, TNI/Polri, eselon I dan lainnya.

Menpan RB bahkan mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai insentif untuk diberikan kepada pegawai ASN sebagai bentuk apresiasi, mengingat pada tahap awal pemindahan IKN belum tersedia dukungan-dukungan infrastruktur dan kebutuhan pokok selengkap di Jakarta.

“Kami terus berkoordinasi memastikan mengenai infrastruktur pendukung seperti ruang kantor, infrastruktur jaringan, dan sistem yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan peran ASN yang ada di IKN dan efektivitas komunikasi dengan kantor yang masih ada di Jakarta,” bebernya.

Sebagai informasi, sebelumnya diketahui rencana awal pemindahan pegawai ASN tersebut seharusnya dilakukan mulai Juli 2024. Namun karena kawasan tersebut sebagian tempatnya akan digunakan untuk upacara perayaan 17 Agustus 2024 mendatang, maka diundur menjadi Agustus.

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!