Media Berkemajuan

26 Februari 2024, 06:45

Waspada! WHO Umumkan Obat Sirup Tercemar EG-DEG

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Ilustrasi Obat Sirup tercemar EG-DEG [Foto: indozone.id]

Jakarta, mu4.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sejumlah negara telah melaporkan obat sirup mengandung cemaran zat toksik Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman.

Kontaminasi ini ditemukan pada sirup Alergo (produk yang dirancang untuk mengobati alergi, batuk, dan masalah kesehatan lainnya) dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Otoritas Makanan dan Obat Maladewa pada bulan November, dan dikonfirmasi oleh regulator Australia yang akan membahayakan wilayah Amerika, Mediterania Timur, Asia Tenggara, Pasifik Barat, Belize, Fiji, hingga Laos.

Tingkat kontaminasi ditemukan antara 0,62% hingga 0,82%, sedangkan cemaran yang bisa ditolerir adalah berada di 0,10%.

Baca juga: Viral! 2 Obat Sirup Ditarik, Apa Alasannya!

WHO memperingatkan bahwa produk di bawah standar yang dirujuk dalam peringatan ini tidak aman digunakan, terutama pada anak-anak yang dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian.

Namun pada kasus kali ini, tidak ada kejadian buruk yang dilaporkan kepada WHO mengenai sirup produksi Pakistan tersebut. Namun, WHO tetap mendesak negara-negara untuk meningkatkan kewaspadaan dan menguji produk yang dibuat oleh perusahaan tersebut.

Diketahui, produk yang terkena dampak tersebut diproduksi oleh Laboratorium Pharmix di Pakistan. Dan hingga saat ini Pharmix belum memberikan komentar apapun.

Ini merupakan peringatan terbaru dari WHO mengenai obat-obatan yang terkontaminasi, yang sebelumnya pernah terjadi di India dan Indonesia yang dikaitkan dengan tewasnya 300 anak.

Selanjutnya, pemeriksaan lanjutan di fasilitas manufaktur Pharmix, yang dilakukan oleh BPOM Pakistan juga menemukan sejumlah produk lain juga terkontaminasi. Mereka memerintahkan perusahaan tersebut untuk menyetop produksi semua obat-obatan cair oral, dan mengeluarkan peringatan recall (penarikan kembali).

Sumber: detik.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!