Media Utama Terpercaya

21 Februari 2026, 20:06
Search

Wamenhaj Ungkap Saudi Bakal Tambah Kuota Haji dengan Kapasitas 5 Juta Jemaah. Kapan?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
ibadah Haji
Ilustrasi ibadah Haji. [Foto: Pinterest]

Jakarta, mu4.co.id – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Arab Saudi berencana menambah kuota haji seiring target peningkatan kapasitas jemaah hingga 5 juta orang pada 2030. Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang berpeluang mendapat tambahan kuota.

“Itu (Arab Saudi) sekarang renov besar-besaran, infrastruktur dan segala macam. Target mereka (tahun) 2030 mereka bisa menampung sekitar 5 juta orang,” ungkap Dahnil dikutip dari Kompas, Sabtu (21/2).

Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut potensi tambahan kuota haji untuk Indonesia bisa meningkat hingga 100–200% dari kuota normal. 

Baca Juga: Alami Peningkatan, 94 Persen Kuota Haji Telah Terisi Jelang Penutupan Pelunasan Tahap II

Saat ini, Indonesia mendapat kuota terbesar dari Arab Saudi, yakni 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus. Adapun kapasitas penyelenggaraan haji Saudi saat ini sekitar 2 juta jemaah per musim.

“Sekarang 2 juta (orang), berarti penambahan kuota kita itu bisa 100 sampai 200 persen. Jadi dari 200.000 bisa 500.000, bisa 600 (ribu),” terang Dahnil.

Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan tambahan kuota haji berpotensi memangkas masa tunggu jemaah secara signifikan, bahkan bisa turun dari rata-rata 26 tahun menjadi sekitar 10 tahun jika kuota meningkat 100–200 persen. Namun, ia menegaskan penambahan tersebut tidak sederhana karena membutuhkan kesiapan menyeluruh.

Baca Juga: Tak Lagi Sama Tiap Tahun, Kuota Haji Ditentukan Berdasarkan Antrean, Ini Daftarnya!

Dampaknya juga menyentuh pengelolaan keuangan haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji serta tata kelola Kementerian Haji dan Umrah. 

Penambahan kuota menuntut kesiapan akomodasi, tenda di Arafah–Muzdalifah–Mina, katering, hingga negosiasi ulang dengan penyedia layanan (syarikah) di Arab Saudi agar seluruh jemaah tetap terlayani dengan baik.

“Kita senang tambah kuota karena akan memotong jumlah antrean. Tapi tambahan kuota itu jangan sampai terjadi itu di akhir-akhir mau menjelang musim haji. Penambahan kuota itu pasti berdampak pada tata kelola,” jelas Dahnil.

(Kompas)

[post-views]
Selaras