Media Utama Terpercaya

11 Maret 2026, 12:17
Search

Uang Yang Diserahkan Khalid Basalamah Tak Dikembalikan ke Jemaah Haji. Begini Penjelasan KPK!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Uang Khalid Basalamah
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], Budi Prasetyo [Foto: Antara]

Jakarta, mu4.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa uang yang diserahkan oleh pemilik PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah, tidak dikembalikan kepada para jemaah.

Pihaknya menjelaskan bahwa uang yang disita itu akan menjadi barang bukti untuk proses pembuktian perkara di pengadilan.

“Itu (uang) nanti bergantung pada keputusan hakim nantinya di tahap putusan pengadilannya. Jadi saat ini kita masih fokus di tahap penyidikan, yaitu kebutuhan pembuktian perkaranya,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (23/09/2025).

Budi menambahkan, hingga saat ini KPK masih fokus untuk mengusut tindakan yang diduga melawan hukum oleh pihak-pihak terkait.

Baca juga: Jadi Korban, Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Telah Serahkan Bukti Berupa Uang Terkait Kasus Kuota Haji ke KPK

Sebelumnya, Ketua KPK, Setyo Budiyanto membenarkan bahwa Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah telah menyerahkan sejumlah uang terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Dirinya belum bisa mengungkap total uang yang diserahkan Khalid. Namun, dana itu dijadikan barang bukti terkait perkara kuota haji. “Untuk jumlahnya belum terverifikasi,” katanya, Senin (15/09/2025).

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji khusus tambahan tahun 2024 telah naik ke penyidikan. Namun, KPK belum mengumumkan siapa tersangka dalam kasus ini. Meski demikian, KPK telah melakukan penyitaan terhadap rumah, mobil, hingga uang dalam perkara ini. Ada rumah yang disita dari ASN Kemenag, ada pula uang yang disita dari Ustaz Khalid.

KPK mengatakan uang yang disita dari Ustaz Khalid itu disebut sebagai uang ‘percepatan’ yang diduga diminta oknum Kemenag. Uang itu diduga diserahkan Khalid setelah mendapat tawaran untuk berpindah dari berangkat haji via jalur furoda ke haji dengan menggunakan kuota khusus tambahan pada tahun 2024 dengan iming-iming maktab VIP.
(kompas.com, detik.com)

[post-views]
Selaras