Media Utama Terpercaya

19 Januari 2026, 15:17
Search

Trump Incar Greenland, Pemimpin Dunia Kompak Mengecam, Ini Kata Mereka!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pemimpin Dunia Kompak Mengecam Trump Incar Greenland
Pemimpin Dunia Kompak Mengecam Trump Incar Greenland [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Washington, mu4.co.id – Para pemimpin dunia mengecam keras Rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk menguasai “Greenland” pulau otonom milik Kerajaan Denmark demi alasan “keamanan nasional”.

Gedung Putih bahkan menyatakan bahwa opsi militer tetap tersedia. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer adalah “pilihan yang selalu berada di tangan Panglima Tertinggi.”

Selain itu, Trump juga mengancam akan menjatuhkan tarif bagi negara-negara yang tidak mendukung rencananya menganeksasi Greenland. Eskalasi di Greenland kali ini pun menandai krisis terdalam dalam hubungan transatlantik sejak Perang Dunia II.

Baca juga: RUU Kongres Telah Diajukan, Trump Akan Jadikan Greenland Negara Bagian Ke-51 AS

Menaggapi hal itu, Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menyebut retorika Trump sangat tidak sopan. Ia menegaskan bahwa Greenland bukan sekadar wilayah yang bisa diperebutkan oleh negara adidaya. “Kami adalah sebuah bangsa, sebuah tanah, dan sebuah demokrasi. Hal ini harus dihormati,” kata Nielsen.

Nielsen secara tegas menyatakan jika harus memilih antara AS dan Denmark dalam krisis geopolitik ini, Greenland akan tetap memilih Denmark.

Sementara itu, Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap sesama anggota NATO akan menjadi akhir dari aliansi pertahanan tersebut. “Jika AS memilih untuk menyerang sekutu NATO secara militer, maka segalanya berhenti. NATO berakhir,” tegas Frederiksen.

Sebagai langkah nyata, Denmark mulai memperkuat kehadiran militernya di sekitar pulau tersebut.

Selanjutnya, Presiden Prancis, Emmanuel Macron menjadi salah satu penentang paling vokal. Prancis telah mengirimkan personel militer ke Greenland atas permintaan Denmark guna menjaga integritas wilayah tersebut. Macron juga menegaskan bahwa kedaulatan Greenland berada di tangan rakyatnya dan Denmark bertindak sebagai penjaminnya.

Kemudian Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez menyatakan solidaritas penuh dan menekankan bahwa penghormatan terhadap integritas wilayah adalah inti dari Uni Eropa.

Lalu, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengonfirmasi bahwa perwira dari Angkatan Bersenjata Swedia akan segera tiba di Greenland sebagai bagian dari pasukan gabungan sekutu untuk melindungi wilayah itu dari potensi agresi.

Aadapun Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer bersama enam pemimpin Eropa lainnya menandatangani pernyataan bersama yang menolak campur tangan pihak luar. Inggris juga telah mengirimkan perwira militer ke lokasi sebagai bentuk dukungan pertahanan terhadap Denmark.

Terakhir Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan dukungannya saat berada di Beijing, China. Ia menyerukan agar sekutu NATO menghormati komitmen mereka dan menegaskan bahwa masa depan Greenland hanya boleh diputuskan oleh Greenland dan Denmark sendiri.

(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras