Jakarta, mu4.co.id – PT Pos Indonesia mengerahkan sekitar 1.000 robot berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan operasional dan kolaborasi industri. Teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dan telah digunakan sejak tiga tahun lalu serta tersebar di berbagai kantor cabang di Indonesia.
“Tahun 2023 itu pertama di Surabaya, kemudian di Jakarta Timur dan minggu ini (operasionalkan di) Jogja,” ungkap Director of Business Development & Portfolio Management PT Pos Indonesia, Prasabri Pesti, dikutip dari detik inet, Senin (9/3).
PT Pos Indonesia menggunakan dua jenis robot berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi operasional. Robot pertama, yaitu robotic sorting machine yang menyortir paket sesuai alamat pengiriman hingga 2,5 kali lebih cepat dibandingkan tenaga manusia. Sementara robot kedua adalah auto labeling robot yang menempelkan label pada paket sehingga proses menjadi lebih cepat dan efisien.
Baca Juga: Kini Bisa Kirim Oleh-Oleh Dari Saudi Menggunakan Pos Indonesia. Ini Layanannya!
Prasabri mengungkap, di Surabaya terdapat sekitar 400 robot yang dapat bekerja selama 24 jam.
Robot tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh operator lain pada jam tertentu dan membantu menggantikan pekerjaan berulang yang sebelumnya dilakukan tenaga manusia.
“Dampaknya terhadap efisiensi itu kerasa banget, terutama dari man power bisa menghemat sekitar 36% sehingga orang-orang itu bisa kita mutasikan ke tugas-tugas lain,” ujarnya.
Prasabri menyatakan penggunaan robot berbasis AI meningkatkan akurasi operasional hingga di atas 99%. Sementara itu, investasi yang dikeluarkan PT Pos Indonesia untuk mengoperasikan robot di satu lokasi mencapai sekitar Rp10 miliar.
(Detik inet)















