Media Utama Terpercaya

30 Maret 2026, 21:32
Search

Transaksi SPKLU Tembus Rekor Saat Mudik, PLN Catat 18 Ribu Pengisian dalam Sehari

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum [SPKLU]. [Foto: PLN]

Jakarta, mu4.co.id – PT PLN (Persero) mencatat rekor harian transaksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) saat periode mudik H+2 Idulfitri 1447 H yakni Senin (23/3) mencapai 18.088 transaksi dengan konsumsi 427.980 kWh, naik 4,15 kali lipat dibanding tahun lalu.

Saat meninjau SPKLU di Sragen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai lonjakan ini menunjukkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang, didukung percepatan pembangunan infrastruktur pengisian.

“Dibandingkan dengan tahun kemarin, memang belum semasif sekarang. Ini terjadi karena memang industri daripada mobil listrik ini belum sebaik sekarang. Tetapi tidak akan mungkin mobil listrik itu banyak kalau infrastruktur SPKLU-nya enggak kita bangun,” ungkap Bahlil dikutip dari laman Ruang Energi, Senin (30/3).

Baca Juga: Baterai Mobil Listrik Menipis? Begini Cara Aman Bertahan hingga SPKLU Terdekat

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut lonjakan transaksi harian menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap keandalan infrastruktur kendaraan listrik yang disediakan PLN bersama mitra, khususnya saat mudik Idulfitri.

“Lebih dari sekadar angka, capaian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan SPKLU baik dari sisi kuantitas, teknologi, maupun integrasi layanan digital, mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh,” kata Darmawan.

Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik, PT PLN (Persero) bersama mitra kini menyediakan 4.769 SPKLU di 3.097 titik di Indonesia dengan jarak rata-rata sekitar 22 km. Di jalur mudik utama Sumatera, Jawa, dan Bali tersedia 1.681 SPKLU di 994 titik, naik sekitar 70 persen dibanding Idulfitri tahun lalu.

Darmawan Prasodjo menambahkan, PLN menyiagakan 15 SPKLU Mobile di titik strategis exit tol serta ribuan personel selama periode siaga. 

Baca Juga: PLN Kenalkan Layanan Swacam, Diulas Lengkap dalam Talkshow di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin

Selain itu, layanan ditingkatkan melalui modernisasi teknologi pengisian dari standard charging menjadi fast hingga ultra fast charging untuk mempercepat pengisian daya.

“Upaya peningkatan kualitas layanan ini juga diiringi dengan penguatan ekosistem layanan digital, melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile,” jelasnya.

PT PLN (Persero) terus meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik lewat layanan digital di aplikasi PLN Mobile, seperti Trip Planner untuk merencanakan rute dengan informasi lokasi dan ketersediaan SPKLU, serta AntreEV untuk memantau antrean pengisian daya secara real time.

PLN juga mengembangkan EV-TAP berbasis kartu elektronik di sejumlah SPKLU jalur mudik Trans Jawa agar proses pembayaran pengisian daya lebih cepat dan praktis.

(Ruang Energi)

[post-views]
Selaras