Media Berkemajuan

26 Mei 2024, 04:57

Tingkatkan Ekonomi Umat, Mendag Bersama PBNU-Muhammadiyah Targetkan Buat 1.000 Warung UMKM

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan [Foto: liputan6.com]

Yogyakarta, mu4.co.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meresmikan 7 Toko Jama’ah NU-Mandiri (NUMAN) Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Pondok Pesantren Jamhariyah, Sleman, DIY, pada Ahad 17 September 2023.

Pada peresmian itu turut hadir pula Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, Sekjen Kemendag Suhanto, Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, KH Mas’ud Masduki, dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY, KH A. Zuhdi Muhdlor.

“Hari ini kita resmikan 7 (warung), kita target 1.000. (Belum lama ini) saya sudah MoU dengan PBNU (terkait program ini). Mudah-mudahan ini berkah. Ini sebagai ikhtiar dari kami Kemendag bersama dengan PBNU, dan termasuk Muhammadiyah juga target 1.000. Mudah-mudahan ini berjalan cepat, mudah-mudahan ini ikhtiar mengembangkan ekonomi umat,” tegas Zulhas, Ahad (17/09/2023).

“Keberadaan toko/warung tradisional memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional. Jangan anggap sepele kekuatan warung,” tambahnya.

Baca juga: Kalsel Expo 2023 Resmi Dibuka, Beri Peluang UMKM Jangkau Pasar Lebih Luas

Zulkifli menargetkan terciptanya masing-masing 1.000 warung yang dikelola oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berasal dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Menurutnya toko/warung tradisional sebagai UMKM masih menjadi kekuatan ekonomi rakyat paling riil. Sehingga, perlu dipikirkan dan diupayakan dengan serius strategi pengembangannya.

Program kewirausahaan ini bertujuan untuk ikut membantu mengangkat ekonomi umat. 60% Produk Domestik Bruto (PDB) adalah sumbangsih dari 65,46 juta UMKM Indonesia dan menyerap 117 juta pekerja atau 97% dari total tenaga kerja.

Oleh karenanya, sinergi antar pihak sangat diapresiasi untuk memperkuat empat pilar peningkatan daya saing UMKM yaitu inovasi UMKM, akses kemitraan, akses digitalisasi, dan akses pembiayaan.

Mendag berharap semakin banyak kolaborasi positif yang terjalin untuk program yang melibatkan UMKM.

“Diskusi produktif harus terus dilakukan untuk memikirkan cara membuat ekonomi rakyat semakin kuat dan berdaya. Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Perdagangan akan selalu siap mendukung.” tutup Mendag.

Sumber: finance.detik.com, kemendag.go.id

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!