Jakarta, mu4.co.id – Pekerja di Indonesia masih didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD). Hal ini disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hanya sekitar 13,06 persen pekerja di Indonesia yang merupakan lulusan perguruan tinggi atau diploma ke atas.
Pada Agustus 2025, pekerja lulusan SD ke bawah mencapai 34,75 persen. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menyatakan angka tersebut terus menurun.
“Jika dibandingkan dengan Agustus lalu persentase pekerja pendidikan SD ke bawah menurun sementara pekerja pendidikan diploma ke atas menjadi meningkat,” ujarnya dilansir dari tempo, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Perangkat Desa Ramai-Ramai Mengundurkan Diri dan Beralih Jadi Pekerja MBG. Ini Alasannya!
BPS memaparkan ada 146,54 juta masyarakat Indonesia merupakan kategori penduduk bekerja, dengan rincian sebanyak 50,92 juta orang lulusan SD dan 25,08 juta orang lulusan SMP. Untuk lulusan SMA dan SMK masing-masing sebanyak 31,05 juta dan 20,36 juta orang. Sedangkan lulusan diploma sebanyak 3,25 juta orang dan lulusan S1 ke atas sebanyak 15,88 juta orang.
Tingkat pendidikan ini dapat memengaruhi kualitas dan produktivitas tenaga kerja. Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan pada Agustus 2025 masih menunjukkan pola yang sama dengan Agustus 2023 dan Agustus 2024.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, penduduk bekerja dengan pendidikan SD ke bawah, SMP, dan Diploma masing-masing mengalami penurunan poin sebesar 1,05 persen untuk SD, 0,51 persen untuk SMP, dan 0,10 persen untuk Diploma.
Sedangkan pendudukan bekerjak dengan tingkat pendidikan SMA, SMK, dan S1 ke atas mengalami peningkatan, dengan peningkatan terbesar pada tingkat SMK mencapai 1,03 persen poin.
(Tempo)














![Gedung Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal [BPJPH]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260210-WA0015-300x183.jpg)
