Media Utama Terpercaya

1 April 2026, 13:41
Search

Tak Ada Kenaikan BBM April 2026, DPR Minta Masyarakat Hentikan Panic Buying

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
DPR Minta Masyarakat Hentikan Panic Buying
DPR Minta Masyarakat Hentikan Panic Buying [Foto: mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga energi global bergejolak per 1 April 2026, atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat pemerintah.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. “Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat, masih memakai harga sekarang,” ungkap Bahlil dikutip dari Sekretariat Negara, Rabu, (01/04/2026).

Selain itu, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga juga menegaskan tidak ada perubahan harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah terkait harga BBM subsidi maupun nonsubsidi di tengah dinamika energi global.

Baca juga: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi per April 2026. Bagaimana Dengan Nonsubsidi?

Seiring dengan keputusan tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad pun meminta masyarakat agar tidak panik. Ia melihat telah terjadi antrean di pom bensin berbagai daerah akibat informasi kenaikan BBM per 1 April 2026.

“Sehingga kami imbau dengan adanya pengumuman dari pihak pemerintah bahwa belum adanya rencana penyesuaian harga BBM subsidi maupun non-subsidi yang artinya mulai besok adalah masih tetap berlaku harga yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu panik, masyarakat tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM,” kata Dasco, Selasa (31/03/2026).

Disamping itu, ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM setelah berkomunikasi dan mendengar masukan dari berbagai pihak. Dasco juga menyebut tidak ada rencana pembatasan pembelian Pertalite dan Pertamax.

“Hasil komunikasi dengan pihak pemerintah, komitmen dari Presiden Prabowo akan terus memonitor dan tetap menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut,” ujarnya.

(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras