Bogor, mu4.co.id – Di tengah tantangan pendidikan perkuliahan yang semakin berat, Mardiah Rahmadani menorehkan prestasi istimewa di bidang akademik kampus. Pada Desember lalu, ia menjadi lulusan terbaik program doktor IPB University dalam wisuda tahap V karena meraih gelar doktor pada usia 26 tahun dengan IPK sempurna 4,00.
Mardiah menuntaskan program doktor melalui skema Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) selama 35 bulan dan menjadi doktor yang pertama di keluarga besarnya. Ia menempuh S1 hingga S3 secara utuh di IPB University selama kurang dari 8 tahun.
“Kesempatan belajar hingga jenjang doktor dapat saya wujudkan berkat dukungan beasiswa PMDSU,” ujarnya dilansir dari laman resmi ipb.ac.id, Jum’at (2/1).
Baca juga: Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Memenangkan Kompetisi IT Network Systems 2025.
Karena ketertarikannya pada kemajuan peternakan nasional dan kesadaran pentingnya pakan berbasis sumber daya lokal, ia mengambil program studi doktor Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan IPB University.
Disertasinya berjudul “Optimasi Pati Terdegradasi di Rumen pada Bahan Pakan Lokal melalui Pengolahan Asam Organik dan Heat Moisture” yang mengkaji karakteristik pati bahan pakan lokal sebagai sumber karbohidrat ruminansia, sekaligus menawarkan teknologi modifikasi pati yang ramah lingkungan, aplikatif, dan mudah diterapkan di tingkat peternak dan hasilnya berpotensi dikembangkan pada skala industri.
Untuk memperluas jejaring akademik, Mardiah juga aktif mengikuti konferensi baik tingkat nasional maupun internasional. Dan selama studi pascasarjana di IPB, ia mencatatkan 17 publikasi ilmiah terindeks Scopus, H-index 5, dan satu publikasi nasional.
Baca juga: Inovasi Mahasiswa UPI Hadirkan Motor Hidrogen, Wujudkan Langkah Pemerintah Menuju Energi Bersih
“Dukungan grup riset, dosen pembimbing, fasilitas laboratorium, para laboran, serta rekan-rekan peneliti sangat membantu proses riset saya,” ungkapnya.
Sebelum terjun untuk menapaki karier sebagai akademisi dan peneliti, saat ini Mardiah melanjutkan pendidikan melalui program postdoctoral di dalam negeri untuk memperkaya pengalaman riset.
“Saya berharap pengalaman ini menjadi bekal untuk terus berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan sektor peternakan Indonesia,” harapnya.
(ipb.ac.id, detik)














