Israel, mu4.co.id – Media sosial kembali dihebohkan dengan sejumlah video yang menampilkan rudal-rudal iron dome buatan Israel. Video itu menarik perhatian publik karena iron dome itu mengalami malfungsi dan jatuh di kawasan Tel Aviv.
Melansir dari Middle East Monitor, rudal pencegat yang diluncurkan dari sistem perlindungan udara tersebut sempat berputar-putar di langit. Kemudian mendarat di Kota Rishon LeZion selatan Tel Aviv.
Rudal itu jatuh dan merusak bangunan setempat salah satunya bangunan Rumah Sakit di Tel Aviv. Sementara itu, dikutip dari laman Almayadeen, salah satu rudal penangkal iron dome mengalami malfungsi dan berbelok arah hingga terjatuh dan mengancam pemukiman di Rishon LeZion dan selatan Tel Aviv.
Baca juga: Dokter Lulusan Indonesia Tewas Akibat Serangan Bom Israel
Iron dome Israel itu mengalami malfungsi setelah melawan roket-roket yang ditembakkan oleh kelompok perlawanan Lebanon. Berdasarkan laporan media Israel, Channel 13 menyebutkan malfungsi dari iron dome dikarenakan waktu reaksi yang sangat singkat.
Pada awal pekan ini, koresponden dari stasiun televisi i24 Israel melaporkan Kota Sderot tidak akan mendapatkan perlindungan dari sistem Iron Dome. Sementara itu otoritas Israel telah mengungsikan penduduknya dan kini kota tersebut dianggap sebagai kota hantu.
Diketahui Iron dome merupakan sebuah alat senjata milik Israel berupa sistem pertahanan udara. Alat ini dikenal sebagai senjata canggih yang mempunyai tingkat kesuksesan dan akurasi mencapai 96%.
Memiliki panjang 3 meter dan diameter sekitar 15 cm dengan berat 90 kilogram, rudal itu diyakini bisa membawa 11 kilogram bahan peledak dengan kekuatan tinggi yang menjangkau 4 km hingga 70 km.
Setiap unitnya diketahui mempunyai radar pengontrol yang berfungsi untuk mengidentifikasi target. Kemudian mempunyai peluncur rudal portabel sehingga mudah untuk diangkut dan hanya membutuhkan beberapa jam dalam memindahkan dan menyiapkannya.
Baca juga: Sambil Terisak, Perwakilan Palestina Ceritakan Kondisi Memilukan Gaza di Sidang PBB
Iron dome dirancang untuk melindungi dari senjata jarak pendek yang masuk. Mengutip dari BBC, iron dome menjadi salah satu alat perang Israel yang bisa beroperasi dalam segala kondisi cuaca.
Iron dome menggunakan radar untuk melacak roket serta dapat membedakan antara roket yang kemungkinan mengenai area yang telah dibangun dan yang tidak. Rudal pencegatnya tersebut hanya ditembakkan pada roket yang diperkirakan akan menyerang pada daerah berpenduduk.
Alat ini diketahui terdiri dari baterai yang berlokasi di seluruh Israel dan masing-masing mempunyai tiga hingga empat peluncur. Kemudian Iron Dome bisa menembakkan 20 rudal pencegat.
Adapun cara kerja iron dome biasanya diawali dengan sistem radar yang mendeteksi roket dan lintasan. Kemudian alat ini akan memperkirakan titik dampak untuk selanjutnya peluncur menembakkan rudal untuk mencegat dan rudal tersebut meledak di dekat roket untuk menghancurkannya.
Sumber: liputan6.com