Media Berkemajuan

16 Juli 2024, 13:58

RS Darurat EMT Muhammadiyah Untuk Korban Gempa Telah Berdiri di Turkiye

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print

Turkiye, mu4.co.id – Setibanya Tim Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah di Kota Adana, Provinsi Adana, Turki. 23 orang personel EMT Muhammadiyah segera bergabung dengan Indonesian Emergency Medical Team (INA-EMT) yang mendapatkan mandat dari Pemerintah Republik Indonesia untuk membantu para penyintas gempa di Turki, terutama dalam pelayanan kesehatan.

Pagi hari Selasa (14/02), tim gabungan INA-EMT yang beranggotakan organisasi pemerintah, masyararat, dan profesi ini melakukan pengarahan terlebih dahulu sebelum kemudian bergeser ke Hassa, Provinsi Hatay, Turki atau berjarak sekitar 685 kilometer dari ibukota Ankara. Setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam, tim tiba di lokasi dan melakukan proses bongkar muat bantuan. Kedatangan rombongan INA-EMT ini mendapatkan sambutan dari warga Turki.

Erdem Güven, relawan lokal di KBRI Turki yang berada di lokasi mengatakan, “Terkait dengan pengiriman bantuan dan rencana Pemerintah Indonesia ingin membangun rumah sakit di Turki Tenggara, sangat berarti dan penting bagi kami semua, apalagi dalam keadaan begini sangat susah dan parah kondisinya. Sekecil apapun bantuan dan pengiriman, itu semuanya benar-benar penting.”

Huda Khairun Nahar, Koordinator Logistik EMT Muhammadiyah menerangkan, setelah proses penurunan barang, tim kemudian mendirikan tenda-tenda yang akan dipergunakan sebagai rumah sakit lapangan. Keberadaan rumah sakit lapangan ini diharapkan dapat segera melayani warga yang terdampak gempa.

“Mudah-mudahan besok siang untuk rawat jalan sudah bisa beroperasi, sedangkan rawat inap dan ruang operasi akan kami siapkan 2 hari ke depan,” jelas Huda. Personel EMT Muhammadiyah kali ini terdiri dari dokter, perawat dan tim logistik dari RS PKU Muhammadiyah Lamongan, RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS Islam Jakarta Sukapura, RS Islam Jakarta Pondok Kopi, RS PKU Muhammadiyah Metro, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, RS Aisyiyah Bojonegoro, anggota MDMC Jawa Tengah, anggota MDMC Jawa Timur, anggota MDMC DIY dan anggota MDMC di tingkat PP Muhammadiyah. Beberapa kader PCIM Turki dan LAZISMU Turki juga membantu tim khususnya menjadi penerjemah. [Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Berikut ini dokumetasi rumah sakit lapangan darurat untuk korban terdampak gempa di Turki:

[post-views]
Selaras