Media Berkemajuan

25 Mei 2024, 07:28

RI Temukan Ladang Gas Raksasa Baru. Dimana Letaknya?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Perusahaan asal Uni Emirat Arab Mubadala Energy berhasil menemukan cadangan gas bumi sebanyak 6 triliun kaki kubik (Tcf) di sumur eksplorasi Layaran-1 Blok South Andaman [Foto: ekonomi.bisnis.com]

Jakarta, mu4.co.id – Indonesia menemukan dua sumber gas besar (giant discovery) di laut Kalimantan Timur dan sebelah utara Sumatera tahun ini.

Atas kedua penemuan tersebut dilakukan percepatan agar onstream bisa terlaksana pada 2028-2029 mendatang.

Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Benny Lubiantara mengatakan penemuan itu membawa harapan besar pada cadangan gas Indonesia. Untuk itu diperlukan percepatan proses produksi usai penemuannya.

“Tahun 2024 akan dimulai appraisalnya, 2025-2026 sudah Plan Of Development (POD) dan di 2028-2029 sudah onstream,” kata Benny, Kamis (28/12/2023).

Baca juga: Penemuan Cadangan Gas di South Andaman, Masuk 3 Besar Dunia!

Seperti diketahui, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Mubadala Energy sebagai perusahaan asal Uni Emirat Arab mengumumkan penemuan besar cadangan gas bumi in place di Wilayah Kerja (WK) South Andaman dengan potensi lebih dari 6 TCF (trillion cubic feet).

Dilansir detik.com, temuan gas jumbo ini berasal dari sumur Eksplorasi Layaran-1, sekitar 100 kilometer lepas pantai Sumatera bagian utara. Wilayah Kerja South Andaman merupakan WK migas yang dilelang pada 2018 dan baru diteken kontrak pengelolaannya oleh Kementerian ESDM dan Mubadala Energy pada Februari 2019 dengan menggunakan mekanisme kontrak gross split.

Baca juga: PT Pertamina Akan Investasi di Aljazair Sebesar Rp13,9 Triliun Ditandai dengan Penandatanganan MoU

Sebelumnya ENI, perusahaan migas asal Italia juga menyatakan adanya penemuan cadangan gas in place dari sumur eksplorasi Geng North-1 di WK North Ganal sebesar 5 TCF dengan kandungan kondensat diperkirakan mencapai 400 Mbbls. Wilayah Kerja migas ini berlokasi sekitar 85 kilometer dari lepas pantai Kalimantan Timur.

Benny berharap dengan temuan ini, investor asing kembali melirik dan memasukkan Indonesia sebagai portofolio investasi ke depan. Untuk itu, dia menyampaikan perlu ada perbaikan dari sisi fiscal term maupun nonfiscal term atau kemudahan berbisnis.

Baca juga: Produksi Minyak Bumi Indonesia Bisa Bangkit Kembali Bila Temukan Cadangan Minyak di Blok Ini

Presiden Direktur Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali mengatakan penemuan ini merupakan bagian dari program Mubadala Energy ke depan dalam mendukung target produksi Indonesia 1 juta barel minyak bumi per hari dan 12 miliar kaki kubik gas bumi per hari.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa terkait cadangan migas, penemuan ini patut disyukuri dan diharapkan dapat mendukung target produksi tahun 2030,” ujar dia.

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!