Jakarta, mu4.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik dana Pemerintah Daerah (Pemda) yang mengendap di rekening, mengingat realisasi belanja daerah masih rendah.
Hingga 25 September 2025, APBD baru terealisasi sekitar Rp656,4 triliun atau 46,86 persen dari total pagu Rp1.400 triliun.
“Lagi dipikirin, nanti kita lihat. Emang kita mau lihat. Nganggur betul apa enggak uangnya itu. Kalau uangnya nganggur, ya kita ambil,” ujar Purbaya dikutip dari CNN, Kamis (2/10).
Ia menjelaskan, Kementerian Keuangan akan menghitung ulang kebutuhan APBD. Jika penyaluran anggaran terus lambat, dana tersebut berpotensi dipangkas atau dialihkan untuk dikelola pemerintah pusat.
“Tapi kita mau hitung juga. Harus hitung juga bahwa mereka perlu dana untuk awal tahun, Januari, Februari. Kita lihat nanti seperti apa ini ya. Tapi kalau emang betul-betul nganggur di sana, ya kita ambil alih, kita pindahin,” ujarnya.
Namun, Purbaya berencana akan mengedukasi kepala daerah agar lebih aktif membelanjakan anggaran pada sektor prioritas guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan belanja pemda meningkat dan turut mendorong perekonomian nasional.
(CNN)





![Penampakan Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2025/11/maxresdefault-300x169.jpg)






