Media Utama Terpercaya

3 Februari 2026, 06:08
Search

Rawat Kerukunan, Kemenag Akan Rayakan Natal Bersama Pertama Kalinya Tahun Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kemenag Akan Rayakan Natal Bersama
Kemenag Akan Rayakan Natal Bersama Tahun Ini [Foto: kemenag.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengungkapkan akan menggelar perayaan Natal bersama untuk pertama kalinya, sebagai wujud nyata merawat kerukunan dan kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Perayaan Natal bersama Kemenag tersebut rencananya akan digelar pada 20 Desember 2025 dengan mengangkat tema ‘Sea Light: Christmas, Loving God, Harmony and Humanity Together.’

“Selama ini kan Natal Kristen, Natal Katolik. Tapi Natal Kementerian Agamanya nggak. Nah hari ini dan tahun ini kita akan membuat sejarah di Kementerian Agama,” kata Menag saat menghadiri acara Jalan Sehat Lintas Agama yang digelar di Kantor Kemenag Thamrin, Jakarta, Ahad (23/11/2025).

Nasaruddin Umar mennyebutkan bahwa kementerian lain sudah sering mengadakan perayaan Natal bersama. Maka dari itu menurut Menag, sudah seharusnya Kemenag sebagai promotor kerukunan yang memulai.

“Kementerian Agama juga membuat Natal bersama. Kementerian lain bikin Natal, masa Kementerian Agamanya nggak. Harusnya ini yang mulai,” tegasnya.

Baca juga: Hadiah Hari Santri 2025: Prabowo Setujui Bentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag

Lebih lanjut Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu juga menekankan bahwa kunci utama dalam menikmati kemajuan dan kekayaan negara adalah kerukunan. Ia menyebut Indonesia sebagai lukisan terindah di muka bumi yang harus terus dirawat.

“Tanpa kerukunan kita tidak bisa menikmati. Betapa banyak negara kaya, tapi tidak bisa menikmati kekayaannya. Kenapa? Tidak bisa keluar rumah. Oleh karena itu, Kemenag harus menjadi motor penggerak utama dalam merekatkan, mempererat, dan mengintegrasikan semua perbedaan yang ada. Kata kunci untuk merukunkan bangsa ini adalah Kementerian Agama. Maka itu saya mohon betul kita Kementerian Agama ini harus kompak,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk memiliki kemampuan menahan diri dan menjinakkan ego sebagai bahasa agama untuk mencapai persatuan.

(detik.com)

[post-views]
Selaras