Banjarmasin, mu4.co.id – Bila anda memasuki ruang induk Masjid Al Jihad Banjarmasin dan memperhatikan di tiap sisi kanan dan kiri ruangnya maka akan terlihat beberapa buah tempat duduk dengan dua papan berwarna cokelat dengan rangka besi putih.
Barangkali anda bertanya-tanya alat apakah itu? Dan apa fungsinya?
Bila anda menerka-nerka mungkin itu adalah kursi alat bantu untuk sholat duduk. Ya, anda benar.
Sejak akhir September 2025 lalu, Takmir Masjid Al Jihad meletakkan sebanyak 10 buah kursi salat duduk yang didesain khusus untuk lansia dan disabilitas.
Kursi ini berbeda dengan kursi salat pada umumnya, yang hanya berupa tempat duduk tanpa disediakan alas untuk sujud.
Nah, pada kursi yang ada di Masjid Al Jihad satu ini, terdapat papan alas berlapis busa yang memudahkan seseorang yang salat untuk meletakkan dan menyentuhkan dahi serta hidungnya di papan tersebut.
Menurut fatwa tarjih yang dikutip dari laman resmi pada Kamis (2/10) disebutkan posisi sujud yang benar adalah bersujud dengan ketujuh anggota badan: dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung jari kaki menempel ke tempat sujud, dengan siku tidak menyentuh bumi. Telapak tangan diletakkan sejajar bahu, jari-jari dirapatkan, dan ujung kaki dihadapkan ke kiblat.
Namun bagi sebagian jemaah, terlebih yang memiliki keterbatasan gerak karena faktor usia atau uzur, maka ia berhak mendapatkan rukhsah (keringanan) misalnya salat dengan posisi duduk di kursi.
Baca juga: Toilet Baru di Masjid Al Jihad Banjarmasin Berstandar Hotel Berbintang!
Oleh karena itu, dengan bantuan kursi khusus ini, maka seseorang yang salat dengan posisi duduk tersebut tetap dapat menempelkan dan meletakkan dahi, hidung, dan kedua telapak tangannya di alas yang disediakan, meskipun lutut dan kedua ujung kaki tidak dalam posisi sempurna, tetapi hal tersebut dapat dimaklumi karena uzur.

Ketua Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin, H Taufik Hidayat mengatakan kursi bantu salat sebanyak 10 buah ini merupakan wakaf dari jemaah yang tidak ingin disebutkan namanya.
“Seluruhnya ada 10 buah kursi, 7 buah diletakkan di ruang induk lantai 1 dan 3 buah di lantai 2 masjid untuk jemaah ibu-ibu,” ujar H Taufik menjelaskan.
Lebih lanjut H Taufik menyampaikan terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan hartanya dan memberikan kursi bantu salat ini.
“Mungkin banyak para lansia yang ingin istikamah salatnya di masjid tetapi kadang kesulitan karena tidak bisa ruku’ dan sujud. Maka dengan adanya kursi khusus ini akan sangat membantu bagi jemaah lansia dan disabilitas, sehingga mereka tetap bisa datang rutin ke masjid untuk salat. Semoga Allah berikan kesehatan, umur yang panjang, kemudahan dalam segala urusan, keberkahan pada harta dan pahala yang berlimpah bagi yang telah mewakafkan kursi salat ini,” sambung H Taufik.
Baca juga: Wujudkan Misi Masjid Ramah Anak, Masjid Al Jihad Banjarmasin Sediakan Ruang Bermain





![Penampakan Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2025/11/maxresdefault-300x169.jpg)








