Banjarmasin, mu4.co.id – Masjid Al Jihad Banjarmasin dikenal sebagai masjid yang ramah anak, disabilitas dan lansia. Sehingga pada acara Pembukaan CRM Award VI pada Kamis, 13 November 2025 dan malam penutupan pada Sabtu, 15 November 2025, divisi Media IT dan Humas Al Jihad sengaja menghadirkan Juru Bahasa Isyarat (JBI).
Sehingga sepanjang acara yang digelar di panggung utama halaman Masjid Al Jihad Banjarmasin pada hari itu, nampak dua orang spesialisasi JBI menampilkan bahasa isyarat di depan kamera.
Hal ini sengaja dipersiapkan Masjid Al Jihad Banjarmasin agar kaum disabilitas dapat juga menyaksikan dan menikmati semarak rangkaian acara pembukaan dan penutupan CRM Award yang berlangsung meriah dan dihadiri ratusan perwakilan LPCRPM dari seluruh Indonesia tersebut.
Baca juga: Ramah Lansia dan Disabilitas, Masjid Al Jihad Banjarmasin Sediakan Kursi Khusus Salat Duduk
Salah seorang Juru Bahasa Isyarat, Misliyani ketika diwawancara mu4.co.id, Ahad (16/11) mengatakan penambahan bahasa isyarat di sebuah tayangan televisi apalagi untuk even yang berskala nasional seperti CRM Award ini sangat dibutuhkan, agar kaum disabilitas dapat pula menyaksikan acara tersebut.
“Alhamdulillah luar biasa, saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Masjid Al Jihad sehingga turut berperan aktif mendukung pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif serta memberikan akses informasi yang luas kepada kaum disabilitas,” ujarnya.
Masjid Al Jihad Banjarmasin sangat peduli terhadap kaum disabilitas sehingga dengan adanya penambahan bahasa isyarat tersebut diharapkan dapat menghapus kesenjangan kepada kaum disabilitas yang selama ini masih sering dirasakan.
Ditambah lagi dengan adanya aturan tentang ramah disabilitas di Indonesia yang tertuang dalam UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan peraturan turunannya, seperti PP No. 42 Tahun 2020 dan Permen PANRB No. 11 Tahun 2024.
Misli juga menambahkan layanan bahasa isyarat ini penting sebab seringkali kaum disabilitas kesulitan mendapatkan informasi yang jelas.
“Saat ini masih sangat minim instansi yang menyediakan layanan bahasa isyarat kepada kaum disabilitas. Sehingga harapannya semakin banyak pihak yang peduli menyiapkan layanan bahasa isyarat di media publik,“ tutur Misli.
Masjid Al Jihad sendiri berkomitmen tidak hanya untuk acara pembukaan dan penutupan CRM Award VI ini saja, tetapi rencananya penambahan layanan bahasa isyarat ini juga akan ditampilkan pada program unggulan Al Jihad TV lainnya.












