Sumatera Barat, mu4.co.id – Telah ditemukan bunga langka Rafflesia Hasseltii di Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, hutan Sumatera Barat pada Selasa (18/11).
Rafflesia hasseltii dikenal memiliki kelopak bertenda berwarna merah darah dengan ciri khas bintik-bintik putih bulat pada permukaannya.
Rafflesia hasseltii merupakan bunga Rafflesia langka yang dilindungi dan hanya tumbuh di wilayah tertentu di Indonesia. Spesies ini sangat bergantung pada tanaman inang khusus, sehingga populasinya mudah terancam jika habitat rusak.
Baca Juga: Dua Mineral Langka Ditemukan di Dieng, Apa Itu?
Dalam video yang diunggah akun Instagram Universitas Oxford, seorang pemandu terlihat menangis saat menemukan bunga tersebut. Ilmuwan Septian Andriki mengungkapkan bahwa ia telah menghabiskan 13 tahun untuk mencari Rafflesia hasseltii hingga akhirnya berhasil menemukannya.
Ia menemukan bunga itu saat menyusuri hutan hujan Sumatera bersama Dr. Chris Thorogood, Wakil Direktur sekaligus Kepala Bidang Ilmu Pengetahuan Kebun Raya dan Arboretum Universitas Oxford. Selama pencarian, tim tersebut berjalan siang hingga malam menembus hutan demi menemukan Rafflesia hasseltii.
“Saya berkesempatan untuk melihat jamur Rafflesia berwajah harimau (Rafflesia Hasseltii). Mungkin saya sangat beruntung, dan saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, saudara,” ujar tim tersebut dikutip dari CNN, Sabtu (22/11).
Pada pertengahan tahun ini, ilmuwan juga sempat berhasil menemukan Rafflesia hasseltii di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan. Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 5 Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (SPTN 5 BBTNKS), Faried, menyebut bunga itu ditemukan di kawasan hutan yang jauh dari permukiman warga.
“Bunga tersebut ditemukan oleh warga bernama Bendriansyah saat melakukan patroli mandiri. Bunga tersebut mekar di sebuah hutan area TNKS (Taman Nasional Kerinci Sebelat) yang berjarak 10 km dari permukiman warga,” ujar Faried.
Faried menjelaskan bahwa Rafflesia hasseltii yang ditemukan di Tanjung Agung memiliki tinggi sekitar 12 cm, diameter 52 cm, kelopak selebar 16 cm, dan duri mencapai 15 cm. Ini merupakan pertama kalinya Rafflesia hasseltii mekar di kawasan tersebut.
Temuan ini menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan memantau keanekaragaman hayati, terutama spesies endemik yang dilindungi.
(CNN)





![Penampakan Ibu Kota Negara [IKN] Nusantara](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2025/11/maxresdefault-300x169.jpg)






