Banjarbaru, mu4.co.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Program ini menegaskan komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Peresmian diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan atraksi baris-berbaris para siswa Sekolah Rakyat yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.
Acara dilanjutkan dengan penayangan video “Manifesto Sekolah Rakyat” yang menggambarkan semangat dan cita-cita program tersebut, kemudian disusul pertunjukan teatrikal tentang perjalanan dan harapan siswa.
Dalam kesempatan itu, perwakilan siswa menyerahkan novel karya mereka kepada Presiden Prabowo, serta empat siswa menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, China, Jepang, dan Arab.
Baca Juga: Pemerintah Mulai Bagikan Laptop untuk Siswa dan Guru Sekolah Rakyat!
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan menyebut Sekolah Rakyat sebagai terobosan dan langkah berani dalam dunia pendidikan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, dari semua K/L, semua lembaga, semua elemen yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah, menurut saya ini langkah terobosan, langkah berani. Terima kasih semuanya, kita telah mewujudkan upaya ini. Dan saya terus terang saja cukup bahagia, cukup besar hati, saya terharu sebetulnya melihat dampak daripada upaya kita,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman Presiden RI, Selasa (13/1).
Sejak Juli 2025, Sekolah Rakyat mulai beroperasi di berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 166 titik telah tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, dengan total menampung 15.954 siswa, didukung 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.
Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dipercaya menjadi lokasi peluncuran nasional Sekolah Rakyat Terpadu ini. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan besar pemerintah pusat terhadap Banjarbaru sebagai pusat pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pelaksanaan program strategis nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga meninjau langsung sejumlah fasilitas pembelajaran di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru, mulai dari ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, hingga teater mini.

Dalam cara peresmian ini, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir, di antaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
(Presiden RI, Kalimantan Live, Kompas)














