Korea Selatan, mu4.co.id – Setelah menjalani kunjungan kenegaraan di Tokyo, Jepang, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungannya ke Korea Selatan. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Pangkalan Udara Militer Seongnam sekira pukul 19.15 waktu setempat.
Setelahnya, rombongan Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House, Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4) dan kedua kepala negara tersebut mengenalkan delegasi masing-masing negara.
Dari pihak Indonesia, Prabowo didampingi sejumlah jajaran menteri Kabinet Merah Putih yakni Menlu Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menkomdigi Meutya Hafid, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, Presiden Lee Jae Myung didampingi jajaran pejabat tinggi pemerintah Republik Korea, termasuk Wakil Perdana Menteri/Menteri Keuangan dan Ekonomi Koo Yun-cheol, Wakil PM/Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi Komunikasi Bae Kyung-hoon, Menteri Luar Negeri Cho Hyun, Menteri Perdagangan, Industri dan Sumber Alam Kim Jungkwan, Chief of Staff Kang Hoon-sik, Direktur Keamanan Nasional Wi Sung-lac, Direktur Kebijakan Nasional Kim Yong-beom, Duta Besar ROK untuk Indonesia Yoon Soongu, serta Menteri Administrasi Program Pengadaan Pertahanan Lee Yong Cheol.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi tertinggi saya atas sambutan hangat dan upacara yang luar biasa yang diberikan kepada saya. Ini adalah kehormatan besar yang saya alami hari ini. Sebagai mantan tentara, saya sangat merasa terhormat diterima dengan upacara yang begitu indah,” ujar Presiden Prabowo dilansir dari laman resmi Presiden RI, Kamis (2/4).
Baca juga: Pertemuan Hangat Prabowo dan PM Anwar Ibrahim, Bahas Isu Geopolitik Global
Dalam momentum kunjungan tersebut, sebanyak sepuluh nota kesepahaman telah ditandatangani sebagai bentuk konkret penguatan kemitraan strategis di berbagai sektor. Sepuluh MoU yang dipertukarkan tersebut sebagai berikut:
- Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia
- Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)
(Presiden RI, CNN Indonesia)













