Jakarta, mu4.co.id – Lembaga pemeringkat penerbangan global Skytrax menurunkan predikat maskapai Garuda Indonesia menjadi bintang 4 (empat).
Skytrax menyebut Garuda Indonesia sebelumnya menyandang predikat maskapai bintang lima. Namun, dalam periode restrukturisasi yang tengah dijalani, sejumlah aspek produk mengalami penurunan standar.
“Garuda Indonesia, yang dulunya merupakan maskapai bintang 5, sedang menjalani masa restrukturisasi. Dengan banyaknya produk di dalam pesawat dan fasilitas darat di Jakarta dan Denpasar yang kini sudah sangat ketinggalan zaman dan perlu ditingkatkan/dimodernisasi, peringkat Garuda Indonesia telah diturunkan menjadi maskapai bintang 4. Meskipun standar layanan staf tetap baik, standar produk telah menurun terlalu drastis dalam beberapa tahun terakhir untuk mempertahankan peringkatnya,” tulis Skytrax
Baca juga: Menhub Ungkap Garuda Indonesia Jadi Eksekutor Pembelian 50 Pesawat AS!
Skytrax menjelaskan bahwa Garuda Indonesia tersertifikasi sebagai maskapai bintang empat untuk kualitas produk di bandara dan layanan di dalam pesawat, serta pelayanan staf.
Adapun penilaian Skytrax meliputi produk yang tediri kursi, fasilitas (amenities), makanan dan minuman, hiburan dalam pesawat (in-flight entertainment/IFE), kebersihan, dan aspek lainnya. Sementara, penilaian layanan meliputi awak kabin dan staf darat.
Berdasarkan ringkasan penilaian yang ditampilkan Skytrax, untuk kategori penerbangan jarak jauh (long haul), baik kelas bisnis maupun kelas ekonomi Garuda Indonesia memperoleh penilaian bintang 3,5. Kemudian, pada kategori penerbangan jarak pendek (short haul), kelas bisnis dan kelas ekonomi juga sama-sama meraih bintang 4.
(bisnis.com)

![Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260228-WA0002-300x200.jpg)












![Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji [HIMPUH], Muhammad Firman Taufik](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_6829-300x199.webp)