Media Utama Terpercaya

14 Januari 2026, 16:47
Search

Prabowo Melakukan Peninjauan IKN Perdananya Sebagai Presiden. Ini Instruksinya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN. [Foto: Presiden RI]

IKN, mu4.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dan ini adalah kunjungan perdananya ke IKN sebagai presiden.

Setelah meresmikan Kilang RDMP Pertamina di Balikpapan pada Senin (12/1/2026) sore, Ia melanjutkan kunjungan ke IKN dan mendarat di Helipad Halaman Istana Negara, Kawasan IKN, sekitar pukul 18.45 WITA dan disambut langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dan sejumlah jajarannya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memastikan perjalanan pembangunan IKN yang sesuai rencana dan berkelanjutan.

Presiden Prabowo dijadwalkan bermalam di IKN dan direncanakan akan meninjau ke sejumlah titik strategis pembangunan IKN untuk melihat secara langsung progres dan kesiapan infrastruktur yang sedang dikembangkan.

Baca juga: SMA Taruna Nusantara IKN Hampir Rampung. Apa Saja Fasilitasnya? Kapan Mulai Beroperasi?

Dalam kunjungannya ke IKN, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN ini memperkuat arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern, hijau dan berkelanjutan serta menegaskan keberlanjutan pembangunan IKN sebagai simbol transformasi Indonesia ke depan.

Di lain kesempatan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejak awal Presiden Prabowo memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara tersebut dipercepat.

“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar Menteri Prasetyo dilansir dari laman resmi presidenri, Rabu (14/1).

Baca juga: Masjid IKN Hampir Rampung, Siap Jadi Lokasi Salat Idul Fitri 2026?

Prabowo memberikan beberapa catatan penting atas paparan yang disampaikan dalam rapat bersama OIKN. Ia menekankan dua hal yang paling utama yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud.

“Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” kata Prasetyo.

“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” lanjutnya.

Diproyeksikan tahun 2028, IKN akan menjadi ibu kota politik bagi Indonesia. Semua kelengkapan pemerintahan, mulai dari unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif akan terbangun di IKN. Sampai saat ini, baru kelengkapan eksekutif yang terbangun di ibu kota baru tersebut seperti istana dan perkantoran kementerian saja.

(presidenri, detikfinance)

[post-views]
Selaras